PILIHAN
Pengamat: Evaluasi Kebijakan Sebelumnya 'Soal Wacana Sepeda Motor Dilarang Lewat Flyover'
BUALBUAL.com, Sebelum ada wacana melarang kendaraan roda dua melintasi flyover simpang SKA dan Pasar Pagi Arengka saat sudah diresmikan, pihak terkait diminta untuk mengevaluasi kebijakan lamanya soal larangan sepada motor melintasi flyover jalan Sudirman Pekanbaru.
Pengamat Kebijakan Publik Universitas Riau, Saiman Pakpahan mengatakan, kebijakan larangan seperti itu sudah diberlakukan pada flyover jalan Sudirman, tapi kebijakan itu tak efektif.
"Buktinya masih banyak sepeda motor tetap melintasi flyover. Harusnya untuk melakukan kebijakan sama, pemerintah harus melakukan evaluasi kebijakan sebelumnya," katanya, Ahad (27/1/2019).
Saiman melihat kebijakan sebelumnya ada persoalan, dimana kebijakan itu tidak dipatuhi masyarakat dan dapat dilihat kendaraan masih bebas melintasi flyover jalan Sudirman.
"Makanya perlu ada evaluasi, apa persoalannya kebijakan itu tidak dipatuhi sepeda motor," cetusnya menyarankan.
Kemudian, Saiman meminta hendaknya dalam membuat kebijakan pihak terkait dapat melibatkan stokeholder dalam merumuskan kebijakan.
"Tapi kenyataannya selama ini hal itu tidak dilakukannya. Misalnya himpunan masyarakat harus dimintai pendapatnya soal kebijakan itu, apakah mereka mau untuk tidak melintasi flyover itu," cakapnya.
"Kalau stokeholder tidak dilibatkan, lalu akan buat kebijakan sendiri, tentu fakta di lapangan ini akan dilanggar," sambungnya.
Tak hanya itu, menurutnya pemerintah juga membuat kebijakan harus ada argumentasi logis kalau dalihnya untuk keselamatan.
"Jadi argumentasinya harus kuat. Kalau persoalan keselamatan, banyak kejadian kecelakaan tidak di flyover, di jalan biasa juga banyak kecelakaan," tukasnya.***
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Gubernur Syamsuar Akui Pernah Diingatkan KPK 'Soal Pengisian Jabatan Pemprov Riau'
Catur Sugeng Susanto Resmi Duduki Jabatan Sebagai Bupati Kampar
Terungkap!!! Ternyata Segini Harga Sepatu Bola Neymar Saat Lawan Meksiko
Habib Bahar Pilih 'Membusuk' di Penjara Daripada Minta Maaf
Terungkap! Cara Adam Kendalikan Bisnis Narkoba dari Dalam Penjara
Dandim 0314 Inhil Lakukan Ramah Tamah bersama Masyarakat Kateman
Bank Indonesia Riau Gelar Kas Keliling ke 7 Pulau Terluar, Gandeng TNI AL
Tak Ada yang Lolos Seleksi Komut, Ini 14 Nama yang Lolos Jadi Calon Direksi Bank Riau Kepri
Naas Benar, Mustam Niat Ambil Madu, Malah Akibatkan Karlahut +20 Ha, Ditangkap Polisi.
Rakyat Riau Harus Tahu! Untuk Modal Merdekaan Indonesia, Sultan Siak Sumbangan 13 Juta Gulden 'Rp1.000 Triliun'
Serius Tingkatkan Petani Kelapa, Pemkab Inhil Telah Ajukan Anggaran, Ini Besarannya
Bupati Kampar Menghadiri Penobatan Pucuk Adat Kenegaraan, Terantang Tambang