PILIHAN
Polres Pelalawan Lakukan Pengawalan Pendistribusian Logistik Pilkada Riau hingga Kecamatan
bualbual.com, Dalam pendistribusian surat suara dan seluruh kebutuhan logistik Pilkada Riau 2018, Polres Pelalawan melakukan pengawalan dan pengamanan hingga ke tangan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
KPUD Pelalawan mulai mendistribusikan logistik Pilgubri, Sabtu (23/6/2018) pagi. Setelah sebelumnya dilakukan acara pelepasan.
Pendistribusian logistik dimulai dari dua wilayah kecamatan terluar, yakni Teluk Meranti dan Kuala Kampar dibawah pengawalan aparat kepolisian.
"Distribusi logistik Pilgubri kedua kecamatan ini, pengawalan personel Polres sebanyak empat orang," kata Paur Humas Polres Pelalawan, Iptu Maraden.
Logistik berupa surat suara untuk Kecamatan Teluk Meranti sebanyak 10.257 lembar, sedangkan Kecamatan Kuala Kampar sebanyak 11.567 lembar.
Pelepasan pendistribusian logistik dilakukan oleh Ketua KPUD Nasaruddin Usman, Wakapolres Kompol M Agus Hidayat serta dihadiri Kasatpol PP Damkar Abu Bakar, perwakilan Kesbangpol dan Disdukcapil, Komisioner KPU, Kasat Intelkam AKP Akhmad Zain Rofiqi, Tim Pam KPU Iptu Samosir serta Ba Tuud Koramil 0313/KPR Pelda Syahwaher.*(grc)

Berita Lainnya
Gubri Syamsuar Sebut Tergantung Presiden, Tiga Pekan Calon Sekdaprov Masih di Mendagri
Wiranto Ditusuk Orang Tak Dikenal Pandeglang Banten
Saksi Meringankan Dihadirkan di Sidang Karhutla PT SSS di PN Pelalawan
Pekan Ini 275 CPNS Rohul Bakal Terima SK
Resahkan Masyarakat, Pria Pengidap Gangguan Jiwa di Stadion Narasinga Inhu Diamankan
Polsek Batu Hampar Adakan Acara Sosialisasi Dan Penyuluhan Bersama Mahasiswa KKN
PAD Masih Sangat Kecil, Banggar DPRD Inhil: Kesejahteraan Rakyat Semakin Sulit Kita Wujudkan
Guru Sertifikasi Masih Bertahan di Kantor DPRD Pekanbaru, Demo Penghapusan TPP
Ini Aturan Baru untuk Helm Pembalap MotoGP, Makin Canggih!
Bupati HM. Wardan Pimpin Rakor Pejabat Pemerintah Daerah Dengan Forkopimda
Digenjot Bapak Kos 2 Kali, Siswi SMA Ini Lapor Polisi
Warga Katingan desak Yatenglie mundur, Karena Malu punya Bupati tukang zina