PILIHAN
Kusnadi akan Gugat Akhmad Mujahidin ke Pengadilan, Dipecat dari Wakil Rektor
BUALBUAL.com, Setelah Sempat bermasalah dengan mahasiswa, kini Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau kembali melakukan tindak yang menjadi sorotan dosen dan mahasiswa perguruan tinggi setempat.
Kenapa tidak, Rektor UIN Suska Riau Prof Akhmad Mujahidin mengeluarkan surat pemecatan kepada Wakil Rektor II Dr Kusnadi tanpa alasan jelas.
Kusnadi saat dikonfirmasi CAKAPLAH.com, Senin (11/3/2019) perihal pemecatan dirinya enggan menceritakan alasan Rektor UIN memecatnya sebagai wakil rektor II.
"Nanti saya jelaskan di Pengadilan saja. Saya juga sudah katakan kepada mahasiswa yang akan melakukan demo soal masalah ini, tapi saya katakan jangan demo, tapi saya ajak ayo arak saja kasus ini saat mendaftar ke Pengadilan," katanya.
Meski demikian, dia mengatakan selama menjabat sebagai Wakil Rektor II dirinya telah berusaha sekuat tenaga agar UIN berjalan on the track sesuai aturan.
"Tapi akhirnya saja terpental juga, malah dikeluarkan. Karena itu di luar saya akan berjuang menegakkan kebenaran karena berjuang di kampus saya tidak bisa karena status saya sebagai bawahan. Makanya saja perjuangan di Pengadilan saja, sehingga kelihatan mana yang benar dan salah," ungkapnya.
Ditanya kapan akan mengantar berkas keberadaan atas pemberhentian ke Pengadilan, Kusnadi belum menentukan waktunya, dengan alasan dirinya akan melakukan diskusi terlebih dahulu dengan orang-orang tua terdekatnya.
"Saya kan tidak sendirian, kemarin menjadikan Mujahidin sebagai rektor saya tidak sendirian. Ini murni perjuangan antara hak dan batil," cetusnya.
Ditanya apa alasan Rektor UIN mengeluarkannya, Kusnadi tetap akan menjelaskan persoalan tersebut di Pengadilan. Namun dari berbagai alasan, yang paling utama dirinya dianggap tidak loyal kepada pimpinan.
"Kita ini bawahan kan diminta loyal kepada pimpinan. Tapi loyalnya seperti apa? Kalau saya anak manusia yang dilahirkan vokal dan harus berani, yang harus objektif mengatakan mana yang hitam dan putih. Semua perintah sudah, tapi saya tetap dibilang tak loyal. Jadi kita buktikan saja di Pengadilan," tukasnya.
| Sumber | : | Cakaplah |

Berita Lainnya
Hadiri Malam Keakraban Family Gathering Diskominfo Inhil, Bupati HM. Wardan Harapkan Kritik dan Saran
Instalasi Masal Di Kantor Bupati Berlangsung Meriah Dan Sukses
Hari Ini Buka Pendaftran Salpol PP Kota Pekanbaru Ada Yang Minat!
PKB Bengkalis Ancam Laporkan Oknum Caleg Nasdem, Kami Merasa Difitnah
Heboh, Masyarakat Pekan Arba Temukan Mayat
Satu PDP Covid-19 di Dumai Riau Meninggal Dunia
Lukman Edy Adukan ke BK DPD RI, Ini Tangkisan Arya Wedakarna
Kasatpol PP Kampar Disebut Arogan, Dewan Kampar Minta Bupati Beri Sanksi
Haul Akbar Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani, Bupati Inhil: Kehadiran Masyarakat Tanda Cinta Terhadap Syiar Islam
Kasus Penipuan Umroh, Politikus PDIP Arteria Dahlan Sebut Kementerian Agama Bangsat
Ternyata Ada Enam SK yang dikeluarkan Kementrian LKH tentang RTRW Prov Riau