PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Ratusan Suporter PSPS Demo Depan Komplek Chevron
BUALBUAL.com - Ratusan orang yang tergabung dalam salah satu basis suporter PSPS Riau melakukan aksi demonstrasi di depan komplek Chevron siang ini, Kamis 11 Juli 2019.
Dari pantauan, aksi demonstrasi ini massa yang berpakaian hitam tampak membawa bendera serta spanduk aspirasi. Terutama untuk menyelamatkan PSPS Riau dari kondisi krisis finansial seperti saat ini.
Hingga berita ini diterbitkan, aksi demonstrasi masih berlangsung dengan pengawalan ketat keamanan dari aparat kepolisian maupun penjaga Komplek Chveron.
Seperti yang diketahui, sebelum aksi unjuk rasa, Suardi salah seorang juru bicara basis suporter PSPS Riau mengatakan aksi ini merupakan bentuk kekecewaan suporter terhadap perusahaan-perusahaan besar yang ada di Riau. Dimana perusahaan-perusahaan tersebut enggan membantu finansial dari PSPS Riau.
Selain itu, Suardi menuturkan aksi unjuk rasa ini digelar karena belum adanya tanggapan dari Gubernur Riau Syamsuar terkait proses penyelamatan PSPS Riau hingga saat ini.
Sumber: bertuahpos.com

Berita Lainnya
Ahok: Kalau Mau Santun Itu Lebih Gampang, Tetapi Kalau Korup Kan Susah
Beli 65 Unit Kapal untuk Nelayan, Pemprov Riau Alokasikan Anggaran Rp2,6 Miliar
Penutupan Pasar Tradisional di Pekanbaru, Disperindag Bantah Isu Tersebut
Jadwal Bola Hari Ini, Siaran Langsung 6 November 2016
Menkum HAM Beberkan Proses Penetapan Kembali Status WNI Arcandra
Wardan dan Syamsudin Uti Resmi Dilantik, Ini Pesan Plt Gubri
Final Golkar Duetkan Wardan-Samsudin Uti Di Pilkada Inhil 2018
Instruksi Bupati, Karang Taruna Inhil Gesa Pembentukan Jaringan Hingga Ke Desa
Gubri akan Ajukan Nama Calon Sekdaprov Riau ke Presiden
Resmi Jadi Tersangka Bupati Purbalingga Tetap Lakukan Aksi Salam Metal
Ketua DPRD Inhil: Patut Diacungkan Jempol TMMD ke-101 di Inhil, Kasrem: Pembangunan Infrastruktur jadi Prioritas
Pria di Pekanbaru Bacok Temannya Hingga Berlumuran Darah, Karena Usahanya Dirugikan