PILIHAN
Akhir Tahun Ini! Gedung Kejati Riau Ditargetkan Selesai
BUALBUAL.com - Progres penyelesaian gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau hingga Juli ini baru mencapai 29 persen. Ditargetkan tahun ini pengerjaannya tuntas.
Penyelesaian tersebut meliputi pengerjaan tangga, leandskep, plafon, halaman dan tiang bendera. Untuk pekerjaan tersebut ada penambahan anggaran sebesar Rp39 miliar.
"Untuk gedung Kejati tahun ini kan ada penambahan anggaran penyelesaian bangunan. Tahun ini pekerjaannya selesai," kata Kepala Bidang Tata Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau, Zulkifli Rachman, (14/7/2019).
Meski penyelesaian gedung belum tuntas, lanjut dia, namun pihak Kejati berkeinginan gedung itu bisa diresmikan saat ulang tahun Adhiyaksa pada 22 Juli.
"Tentu kalau dari sisi Kejati beda dengan kaca mata kami (PUPR). Karena mereka ingin peresmian bisa mengambil momentum ulang tahun Adhiyaksa. Makanya mana yang bisa kita selesai kita gesa pengerjaannya," ujarnya.
Itu hanya peresmiannya saja, sedangkan untuk fungsional belum. Sebab pengerjaan penyelesaian gedung Kejati ini kontraknya sampai Desember 2019.
"Tapi kalau diharapkan pada hari ulang tahun Adhiyaksa ada peresmian simbolis tak masalah," cakapnya.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Dandim 0314 Inhil Jamin Prajurit TNI Netral di Pilkada Riau
'Petinggi PKS Puji' Mahasiswi Berprestasi Bikin Skripsi Pengaruh Sikap pada #2019GantiPresiden
Polres Dumai Gagalkan Penyeludupan Ratusan Pakaian Bekas Dari Malaysia
MK Tolak Gugatan Pasal Zina dan LGBT
Berbentuk Salib, Koridor Jalan Jenderal Sudirman Solo Menimbulkan Perdebatan
Menolak Lupa Kejati Riau Atas Tuntutan GMPP Dugaan Korupsi Terhadap Bupati H.M Harris
Berikan Dukungan Moral ke Keluarga, Prabowo Kunjungi Rumah Ahmad Dhani
Satpol Airud Bengkalis Amankan Satu Unit Kapal Bawa Barang Ilegal Malaysia
Bank BRI dan BNI Inhu Serahkan Alat Antisifasi Virus Covid-19 ke Polres lnhu
KI akan Kawal Transparansi Pengelolaan Aset Pemprov Riau
Bawaslu Inhil Turun Tertibkan 'Banyak APK Tidak Sesuai Aturan'
Dari 4 Tersangka Salah Satunya Aparatur Desa, Terkait Kasus 6,9 Kg Narkoba di Bengkalis