PILIHAN
KPU Inhu Disidang DKPP, Salah Tulis Alamat Caleg
BUALBUAL.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar Sidang Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu Perkara dengan Nomor perkara 171-PKE-DKPP/VII/2019, di ruang sidang Bawaslu Provinsi Riau pada hari Selasa (6/8/2019).
Sidang dipimpin oleh Anggota DKPP RI, Ida Budhiati dengan didampingi oleh 3 orang Tim Pemeriksa Daerah (TPD Provinsi Riau) yang terdiri dari Rusidi Rusdan (TPD unsur Bawaslu) Abdul Hamid (TPD unsur Masyarakat), dan Nugroho Noto Susanto (TPD unsur KPU).
Pada perkara ini yang menjadi pihak Pengadu adalah Dedi Risanto, Mulianto, Ali Muhtar dan Akhmad Khaerudin yang merupakan Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu, yang mendapat laporan dari salah seorang caleg.
Sedangkan pihak teradu adalah Yenni Mairida, Dwi Apriansyah, Ronaldi Ardian, Risman, dan Fitra Rovi yang merupakan Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Indragiri Hulu.
Dalam sidang tersebut tampak hadir Pihak Terkait yaitu Dedi Pedianto, Kasubag Teknis KPU Kabupaten Indragiri Hulu, dan Wahyudi Staf Tenaga Pendukung KPU Kabupaten Indragiri Hulu.
Selanjutnya saksi-saksi yang dihadirkan oleh pengadu yaitu Arjuna AK dan Maulana Azmi.
Dalam sidang Kode Etik ini, pengadu mendalilkan bahwa para teradu yang terdiri dari Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Indragiri Hulu, diduga tidak cermat dalam mencantumkan alamat tempat tinggal salah satu Caleg dalam Daftar Calon Tetap (DCT) yang diumumkan di TPS pada tanggal 17 April 2019 yang lalu.
Kesalahan penulisan tersebut terjadi di TPS Dapil Indragiri Hulu I (Kec. Rengat, Rengat Barat, dan Kuala Cenaku). Atas kesalahan tersebut caleg yang bersangkutan merasa dirugikan dan melaporkan ke Bawaslu Inhu.
Mendapat laporan tersebut kemudian Pengadu Bawaslu Inhu melakukan kajian dan meneruskan laporan yang diduga pelanggaran kode etik ke DKPP. Dalam persidangan terungkap fakta bahwa para teradu mengakui telah terjadi kesalahan dan telah melakukan perbaikan.
Sementara itu pihak Terkait, Dedi Pedianto Kasubag Teknis KPU Kabupaten Inhu dalam keterangannya, mengakui bahwa dirinya baru mengetahui adanya kesalahan tersebut pada hari pencoblosan pukul 13.30 waktu setempat.
Selanjutnya, informasi dari panitera sidang, hasil putusan perkara ini akan diumumkan di laman DKPP RI dalam beberapa waktu ke depan.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Gubri Syamsuar Berharap LPKD 2019 Raih WTP dari BPK RI
Seperti Film Laskar Pelangi, Kisah Perjuangan Pendidikan Sebuah Sekolah di Kecamatan Belengkong Inhil
Bupati Inhil Pimpin Rakor DMIJ Plus Terintegrasi Upaya Peningkatan IDM
Dikandang PDIP, Cawapres No 02 Sandi Lanjutkan Terus Bergeriliya
Tinjau Posko Relawan HM. Wardan Mari Satukan Pergerakan Untuk Satu Tujuan
PB HMI Minta Kader Untuk Siaga Satu, Desak KPU Selesaikan Kekeliruan Data
Transaksi Narkoba 4 Warga Inhil Di Amankan Polisi
Daftarkan ke Sekolah SMAN! Emak-emak Banyak Balik Kanan 'Nomor Antrean Habis'
Saat Tanam Padi Babinsa Tempuling Inhil, Berbaur Dengan Petani 'Dekat Dengan Masyarakat'
Debat Pilpres: Kiai Ma’ruf Amin, Seperti 'Antara Ada Dan Tiada'
Warga "Serbu" Puskesmas Pekanbaru Diselubungi Kabut
Debt Collector Penyekap Ibu dan Anak di Batam Ditangkap