PILIHAN
Massa Demo Bank BJB Pekanbaru, Dugaan Pengalihan Agunan Kredit
BUALBUAL.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Perbankan Riau Anti Kejahatan, melakukan aksi unjukrasa di depan kantor Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Pekanbaru jalan Sudirman, Rabu (21/8/2019).
Pengunjukrasa mendesak pihak Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Pekanbaru menyampaikan ke publik terkait dugaan kejahatan perbankan yang terjadi di bank tersebut. Kasus tersebut saat ini tengah diusut oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.
Tak hanya itu, massa juga mendesak pihak bank bank menghadirkan mantan pejabat Analisis Kredit di Bank Jabar Banten (BJB), Indra Oesmar Gunawan Hutahuruk,oknum yang melakukan pelanggaran pengalihan agunan kredit nasabah.
"Kami meminta pihak Bank BJB untuk mengklarifikasi apa yang sebenarnya terjadi, kesalahan yang diduga dilakukan Indra Hutahuruk yang telah melakukan pengalihan agunan," ujar Atan Farhan selaku Koordinator Aksi GEMAK-PERI.
Proses klarifikasi itu, sebut Atan, mutlak dilakukan. Apalagi BJB diketahui merupakan perusahaan milik pemerintah daerah. Dengan begitu, masyarakat akan tahu apa yang sebenarnya terjadi.
"Kalau benar pihak Bank BJB tidak melakukan kesalahan, sebaiknya sampaikan ke publik," lanjut Atan.
Diberitakan sebelumnya Pengalihan agunan kredit sebesar Rp2 miliar di 2014 lalu diduga dilakukan oknum di BJB cabang Pekanbaru. Penyimpangan terjadi ketika agunan berupa tanah itu dialihkan kepada debitur lain hingga menimbulkan kredit macet.
Manajemen PT BJB cabang Pekanbaru tidak bisa mengeksekusi lahan yang dijadikan agunan. Pasalnya, lahan itu sudah dikuasai atas nama orang lain.
Dalam proses penyelidikan, jaksa penyelidik sudah memanggil sejumlah pihak terkait untuk diklarifikasi. Diantaranya Pimpinan Cabang (Pimcab) Bank BJB cabang Pekanbaru, Rachmat Abadi, dan eks Manager Komersial, Robby Arta.
Terkait hal ini Jaksa Penyelidik Pidana Khusus (Pidus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru juga telah memanggil mantan pejabat Analisis Kredit di Bank Jabar Banten (BJB), Indra Oesmar Gunawan Hutahuruk. Dia diklarifikasi terkait dugaan penyimpangan agunan kredit senilai Rp2 miliar.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Gelar Aksi Demo di Rohul: Tuntut Bebaskan Petani Kecil Iwan Terkait Kasus Karhutla
Ketua KPPS di Rohul Akhirnya Meninggal Dunia, Setelah Dua Hari Tak Sadarkan Diri
Suporter Minta Gubernur Syamsuar Pulang ke Siak, Karena Dinilai Tak Mampu Selamatkan PSPS
Geger Warga Pinggir Sungai Siak Temukan Orok Bayi Laki-laki Terapung
Tak Bayar Uang Listrik! Lampu Gedung LAMR Inhil Diputuskan Pihak PLN
Prabowo Paparkan Dugaan Kecurangan Pemilu 2019 ''Undang Media Asing''
Kehadiran Cucu dan Anak Yatim Meriahkan Syukuran Milad Bupati Inhil HM Wardan ke 57
Pelaksanaan PSU dan PSL di Riau Tunggu Arahan dari KPU RI
Lima Penumpang Meninggal Dunia, Bus PMH Tabrak Tronton Parkir di Rohil
Konsumen Telkomsel Bisa Menggugat, Jika Jaringan Padam Selama Delapan Jam
Kekayaan Ketum PPP Romi Rp 11 Miliar Lebih, Terakhir Lapor 2010
Pilkada Serentak 2017 PPP Pecah Belah Dukungan Bakal Calon, Hampir Disetiap Daerah