PILIHAN
Masyarakat Harus Konsumsi Produk Lokal 'Focus Group Discussion'
BUALBUAL.com - Demi meningkatkan produk unggulan dalam negeri, Kepala Biro Administrasi dan Ekonomi Provinsi Riau, Darusman mengajak seluruh masyarakat harus mengkonsumsi produk lokal.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) yang bertemakan "perkebunan kelapa sawit berkelanjutan dalam rangka oeningkatan export melaui pengembangan promosi dan pecintraan" di Hotel Grand Central Pekanbaru, Senin (2/9).
Kepala Biro Administrasi dan Ekonomi Provinsi Riau, Darusman mengatakan masyarakat harus mendukung kegiatan yang berupaya menaikkan nama produk unggulan dalam negeri.
Apalagi sekarang sedang diadakannya Riau Expo, kata beliau, itu bisa menjadi ajang memperkenalkan produk unggulan kepada mayarakat luas.
"Even Riau Expo harus mampu memberikan dukungan penuh dan menaikkan produk unggulan lokal," tuturnya.
Produk unggulan yang dumaksud harus naik daun yakni jeruh dari Kabupaten Kampar.
Menurutnya, jeruk ini sangat bagus, seratnya lebih halus dan memiliki rasa hang manis.
"Karena ini langsung didatangkan dari Kampar dan di bawa oleh petani sendiri," lanjut Kepala Biro itu.
Dengan adanya momentum ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan bisa menaikkan nama produk unggulan lebih terkenal lagi sehingga masyarakat sadar akan mengkonsumsi produk lokal, tutupnya. ***(MCR)

Berita Lainnya
Terkait Sengketa Pileg di Siak, MK Tolak Gugatan PDIP
Kejati Riau Tahan Dirut PT AMP Asal Dumai Karena Gelapkan Pajak Senilai Rp700 Juta
Serda Junaidi Sosialisasikan Wesbang di SMPN 02 Desa Perigi Raja
Kunker ke Kecamatan Mandah, Kapolres Inhil: Setiap Desa Harus ada Mesin Pemadam Karhutla
Iqbal Sayuti: Kader PPP Riau 'THE POWER OF KA'BAH'
Secara Resmi DPD KNPI Kampar Buka Musdah Ke 12 di hotel Altah
Bikin Mewek Cewek Ketahuan Selingkuh Ini Reaksi Cowoknya
DPRD Minta Satpop PP Razia 'Kos-kosan Mesum' di Pekanbaru
Visi Riau 2020 Mendapat Dukungan Dari Singapura
UIN Suska Riau Jurusan Komunikasi Taja Workshop Desain Media Cetak
Gara-gara Facebook salah menerjemahkan, pria Palestina diciduk polisi Israel