PILIHAN
Banjir Mengancam, Asap Hilang, Diskes Riau Mulai Waspada
BUALBUAL.com - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Riau sudah mulai hilang. Saat ini hujan terus mengguyur sejumlah daerah di Bumi Lancang Kuning itu. Dinas Kesehatan (Diskes) Riau pun kini mewaspadai bencana banjir.
Antisipasi yang dilakukan yakni mengirim surat permintaan bantuan, seperti obat penjernih air dan beberapa obat-obatan lainnya ke Kementerian Kesehatan.
Demikian disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Diskes Riau, dr Yohanes, Kamis (3/10/2019).
"Walaupun asap baru selesai, kita sudah surati Kemenkes terkait pengadaan bantuan penjernih air, dan obat desinfektan untuk membasmi kuman pasca banjir. Sehingga ketika masyarakat bersih-bersih rumah tidak terpapar kuman," katanya.
Selain itu, pihaknya juga sudah mengingatkan Puskesmas di daerah rawan banjir untuk melakukan antisipasi dini. Seperti Puskesmas di Kampar, Pelalawan dan Rokan Hulu.
"Puskesmas di Rokan Hulu itu kalau banjir sampai Puskesmas pun terendam. Ini kami sudah ingatkan untuk antisipasi agar memindahkan pelayanan Puskesmas saat banjir," cakapnya.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Hj Zulaikhah Wardan Hadiri Pembukaan Rakernis Sahlikada se-Indonesia di Kaltim
Hadiri Syukuran Komunitas Dijepit Biru, HM. Wardan Ucapkan Terima Kasih
Meskipun Berasal dari Keluarga Petani,Najamuddin Terpilih Sebagai Rektor UNISI
Yakin Riau Lebih Baik, Tim Pemenangan M Harris Merapat Ke Syamsuar-Edy Natar
Lurah Tagaraja Gelar Sosialisasi Optimalisasi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla ke Masyarakat
Sekdaprov Riau: Ada Target Nasional Penurunan Stunting di Daerah
Semangat Kakek Ikut Sukseskan Kegiatan TMMD ke 101 Kodim 0314/Inhil
Buaya Sepanjang 2 Meter Ditangkap Warga Kec Kempas
Riau Gesa Penyempurnaan Sarana Pendukung EHA
Polsek Senapelan Pekanbaru Berhasil Amankan Empat Spesialis Bongkar Rumah dan Curanmor
Krisis Rohingya Genosida atau Bukan, PBB Belum Ambil Sikap
1.000 Masker dan 1.000 Sarung Tangan: Kantor Bea dan Cukai TMP C Bengkalis Serahkan Bantuan APD ke Dinas Kesehatan