PILIHAN
Tari Liuk Tamburin Asal Kabupaten Bengkalis Buat Undangan Terkesima
BUALBUAL.com - Setelah menjalani pelatihan selama lima bulan maka secara resmi Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tk.l Angkatan XLII ke 42 Tahun 2019, Lembaga Administrasi Negara (LAN) ditutup.
Penutupan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala LAN RI Dr. Adi Suryanto, bertempat di Aula prof. Agus Dwiyanto Gedung A lt. 2, LAN RI (2/10/2019) Rabu.
Acara yang diawali dengan tari liuk tamburin pekan yang merupakan salah satu tarian dari Kabupaten Bengkalis.
Tari tersebut merupakan gerak zapin kreatifitas yang didengungkan dengan kompang sebagai salah satu cirikhas tarian Melayu tersebut.
Seluruh tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut terlihat sangat terkesima dan kagum atas sebuah seni budaya yang ditampilkan Kabupaten Bengkalis.
Kemudian Peserta dari Kabupaten Bengkalis Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis H. Bustami Hy tampak mengikuti acara tersebut bersama ketua Dharma Wanita Kabupaten Bengkalis Hj. Akna Juita dan 35 peserta lainnya.
Menurut Sekda H. Bustami, setelah mengikuti pelatihan maka pejabat selaku Aparatur Sipil Negara sudah memiliki predikat pemimpin perubahan.
“Usai mengikuti pelatihan ini sudah menyandang predikat pemimpin perubahan tentu harus mampu melakukan perubahan di lingkup kerja,” kata Sekretaris Daerah tersebut.
Dikatakan Bustami, perubahan yang diinginkan pemerintah adalah pimpinan yang bisa melakukan perubahan organisasinya ke arah lebih baik dengan penyelenggaraan pelayanan semakin efektif dan efesien.
Selain 35 oang peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional juga hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata Anharizal. ***(Humas Bengkalis)
Tari tersebut merupakan gerak zapin kreatifitas yang didengungkan dengan kompang sebagai salah satu cirikhas tarian Melayu tersebut.
Seluruh tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut terlihat sangat terkesima dan kagum atas sebuah seni budaya yang ditampilkan Kabupaten Bengkalis.
Kemudian Peserta dari Kabupaten Bengkalis Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis H. Bustami Hy tampak mengikuti acara tersebut bersama ketua Dharma Wanita Kabupaten Bengkalis Hj. Akna Juita dan 35 peserta lainnya.
Menurut Sekda H. Bustami, setelah mengikuti pelatihan maka pejabat selaku Aparatur Sipil Negara sudah memiliki predikat pemimpin perubahan.
“Usai mengikuti pelatihan ini sudah menyandang predikat pemimpin perubahan tentu harus mampu melakukan perubahan di lingkup kerja,” kata Sekretaris Daerah tersebut.
Dikatakan Bustami, perubahan yang diinginkan pemerintah adalah pimpinan yang bisa melakukan perubahan organisasinya ke arah lebih baik dengan penyelenggaraan pelayanan semakin efektif dan efesien.
Selain 35 oang peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional juga hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata Anharizal. ***(Humas Bengkalis)

Berita Lainnya
Nama-Nama Yang Lulus Tahap II "Tes Tertulis" Pengawai Non Cpns RS Puri Husada Tembilahan
Dirut RSUD di Riau Sebut Pelayanan Sudah Sesuai SOP, Tapi Bayi Kok Nyaris Jatuh ke Lantai?
HMI Serukan Ke Publik Kawal KPU Dari Intimadasi Politik
Bawaslu Riau sampaikan Hasil Pengawasan Pemilu ke Media Se-Riau
Pemprov Riau Dukung Percepatan Pusat Bangun Dermaga dan Kapal Roro di Inhil
Danlanud RHF Sambut Rombongan Pasis Sesko TNI Dikreg XLVI di Lanud Raja Haji Fisabilillah
LAM Riau Belum Membahas Atas Pengembalian Gelar Adat Syarwan Hamid
Anggota DPRD Rohil Menyerah Kan Berkas Pembentukan Rokan Tengah
Aneh! Pengunjuk Rasa Tak Tahu Menahu Apa Yang Didemo "Demo Dukung Revisi UU KPK"
Kemenristekdikti pada 2019 'Dana Beasiswa Paling Besar Sedot Anggaran'
Usai Didukung PAN, Anies dan Sandi Diminta Tiru Matahari
Sebagai Obat Kuat, Ini Penjelasan BPOM Soal Kandungan PCC