PILIHAN
Razia Viral, Polisi Kasih Uang ke Pemotor Usai Iba Lihat Isi Dompetnya
BUALBUAL.com - Kala sedang asik berkendara di jalan raya, lalu ada polisi yang tiba-tiba datang dan menghentikan laju kendaraan, hal pertama yang muncul di benak kita ialah perasaan takut akan ditilang. Namun, berbeda dengan pria asal Kudus, Jawa Tengah, yang belakang sedang viral di media sosial.
Dilansir dari akun Instagram @ndorobeii, Jumat 8 November 2019, pria yang tidak diketahui namanya tersebut dihentikan polisi lantaran sedang ada penertiban umum di kawasan terkait. Petugas keamanan itu pun meminta sang pria mengeluarkan dompetnya untuk memeriksa kelengkapan surat kendaraan.
Hasilnya, pemotor yang mengenakan helm biru tersebut membawa seluruh surat-surat kendaraan, seperti SIM dan juga STNK. Namun, saat melakukan pengecekan terhadap isi dompet si pria, polisi yang diketahui bernama AKBP Saptono itu mendapati bahwa uang yang dimiliki sang pemotor hanya sedikit, bahkan cenderung pas-pasan.
“Ini STNK dan SIM ada semua. Lengkap. Tapi uangnya cuma ada Rp20 ribu,” ujar AKBP Saptono dalam bahasa Jawa sambil menepuk keningnya.
Entah merasa iba atau ingin memberi apresiasi terhadap si pengendara motor, AKBP Saptono kemudian mengambil selembar uang pecahan Rp100 ribu dan memasukkannya ke dalam dompet sang pemotor yang sedang dipegangnya.
“Nih, ada bonus. Saya masukin ke dalam dompet ya, biar (isinya) ada warna merah-merahnya,” kata dia.
Sontak, pria tersebut pun merasa senang hingga menyunggingkan senyum dan menjabat tangan sang polisi. Terlepas semua ini benar atau sekadar setting-an, nyatanya toh banyak warganet yang meninggalkan komentar bernuansa positif.
“Bapak polisinya keren, love banget. Respect!” tulis @heenrietta_k.
“Nah, harusnya semua polisi seperti ini. Pasti adem. Ayo semuanya tertib berlalu lintas, biar dikasih bonus kayak bapak (pemotor) di atas,” kata @endah_marlena77 dalam bahasa Jawa.
“Kalau semua polisi kayak gini, semua orang pasti minta ditilang,” komentar @andyjuliadi.
Sumber: 100KPJ.com
Hasilnya, pemotor yang mengenakan helm biru tersebut membawa seluruh surat-surat kendaraan, seperti SIM dan juga STNK. Namun, saat melakukan pengecekan terhadap isi dompet si pria, polisi yang diketahui bernama AKBP Saptono itu mendapati bahwa uang yang dimiliki sang pemotor hanya sedikit, bahkan cenderung pas-pasan.
“Ini STNK dan SIM ada semua. Lengkap. Tapi uangnya cuma ada Rp20 ribu,” ujar AKBP Saptono dalam bahasa Jawa sambil menepuk keningnya.
Entah merasa iba atau ingin memberi apresiasi terhadap si pengendara motor, AKBP Saptono kemudian mengambil selembar uang pecahan Rp100 ribu dan memasukkannya ke dalam dompet sang pemotor yang sedang dipegangnya.
“Nih, ada bonus. Saya masukin ke dalam dompet ya, biar (isinya) ada warna merah-merahnya,” kata dia.
Sontak, pria tersebut pun merasa senang hingga menyunggingkan senyum dan menjabat tangan sang polisi. Terlepas semua ini benar atau sekadar setting-an, nyatanya toh banyak warganet yang meninggalkan komentar bernuansa positif.
“Bapak polisinya keren, love banget. Respect!” tulis @heenrietta_k.
“Nah, harusnya semua polisi seperti ini. Pasti adem. Ayo semuanya tertib berlalu lintas, biar dikasih bonus kayak bapak (pemotor) di atas,” kata @endah_marlena77 dalam bahasa Jawa.
“Kalau semua polisi kayak gini, semua orang pasti minta ditilang,” komentar @andyjuliadi.
Sumber: 100KPJ.com

Berita Lainnya
Kades Harus Mampu Kelola Dana Desa dengan Baik
Masyarakat Masih Banyak Belum Bayar Pajak, Meeski Denda sudah Dihapuskan
M. Arifin: Akhirnya Buka Suara Terkait Terpuruknya Prestasi Inhil MTQ Tingkat Provinsi Riau
Anang Hermansyah Janji Bakal Kaji Ulang Masukan untuk RUU Permusikan
Ahli Konstruksi UIR Sarankan Disdik Minta Bantu Tenaga Teknis Audit Bangunan Pagar Sekolah SD yang Roboh
Ketua TP PKK Inhil Serahkan Bantuan Buat Korban Kebakaran di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan
Sudah Mulai Tidak Soceng, Spanduk Paslon Gubri 'Ayo' Dirusak OTK, AMPG Inhil Laporkan ke Polisi
Kecelakaan Saat Jelan Berlubang Ternyata Bisa Dikliem Asuransi
UU MD3 Masih Menjadi Polemik, Pasal Penghinaan Presiden Saja Belum Diputus
Tabligh Akbar Ustadz Abdul Di Duri, UAS mengajak perbanyak amal, gunakan kekuasaan untuk menyelamatkan agama Allah,
Soal Kasus Bowo Sidik dengan DAK Meranti KPK Sebut Nazaruddin Tahu