Sebanyak 19 Pasien Suspect Corona di Riau Telah Dirawat, Termasuk yang Satu Orang Positif
BUALBUAL.com - Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengumumkan bahwa, sampai tanggal 17 Maret 2020, beberapa rumah sakit rujukan penanganan virus corona (Covid-19) di Riau telah merawat sebanyak 19 pasien suspect virus corona.
"Dari 3 Maret hingga 17 Maret, total kasus suspect corona yang dirawat ada 19 pasien. Yang keluar hasilnya baru sepuluh dengan keterangan sembilan negatif dan satu positif," kata Mimi di Kantor Diskes Riau, Rabu (18/2/2020) malam.
Lalu, sisanya ada sebelas pasien suspect lagi masih dirawat karena menunggu hasil penelitian lab dari Litbangkes, Jakarta.
"Ada sebelas pasien suspect corona yang masih di rawat di beberapa rumah sakit rujukan di Pekanbaru dan di daerah ada satu pasien," ujarnya.
Sedangkan, satu kasus positif virus corona di Riau, yakni seorang pasien laki-laki berusia 63 tahun, saat ini sudah ditangani dan dirawat dengan baik di ruang isolasi RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
"Iya benar disampaikan oleh juru bicara Covid bahwa Riau ada satu orang yang positif. Pasien sedang dirawat di RSUD Arifin Achmad. Riwayatnya pasien ini baru saja melakukan perjalanan dari Malaysia melalui jalur udara," jelas Mimi.
Sebelumnya, pemerintah menyatakan ada penambahan 55 kasus positif terjangkit virus corona (COVID-17), sehingga total mencapai 227 kasus. Sementara ada penambahan kasus meninggal dunia mencapai 12 kasus sehingga total ada 19 kasus.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (18/3/2020).
"Ada permasalahan pendataan karena beberapa Rumah Sakit belum melaporkan kasus kematian sejak 12 Maret sampai 17 Maret," ujar Yurianto.
Yuri menjabarkan, kasus kematian terbanyak terjadi di DKI Jakarta dengan 12 kasus. Sementara di Bali ada 1 kasus, Banten 1 kasus, Jawa Barat 1 kasus, Jawa Tengah 1 Kasus, Jawa Timur 1 Kasus, dan Sumatera utara 1 kasus.
Dia juga merinci penambahan kasus positif di DKI Jakarta. "Di provinsi Banten kita menemukan empat kasus positif, di DIY satu lagi kasus positif, DKI kita temukan 30 kasus positif, Jawa Barat 12 kasus positif, Jawa Tengah 2 kasus positif, Sumatera Utara 1 kasus positif, Riau 1 kasus positif, Lampung satu kasus positif, Kalimantan Timur 1 kasus positif," ujar Yurianto.
"Dari proses penyelidikan epidemiologi yang kami lakukan ada dua kasus positif," lanjut Yuri, sapaan akrab Achmad Yurianto./(MCR)**

Berita Lainnya
10 Kafilah Riau Melaju ke Final Pada MTQ Nasional ke 28
Gubri Keluarkan Imbauan Terkait Pelaksanaan Ibadah di tengah Epidemik Penyakit COVID-19
Jago Merah, Sikat Gedung Perpustakaan Balai Diklat, Diduga Akibat Korsleting Listrik.
Kampanye Di Kecamatan Kempas Wardan Ceritakan Program DMIJ Plus Bagi Akselerasi Pembangunan di Kelurahan
Kasih Tahu Teman Mu! LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa, Ini Jadwal dan Persyaratannya
Saat Upah Belum Full, Dua Pria Pelaku Narkoba Tertangkap Polisi di Stadion Utama Riau
Hikayat tanah ulayat di Rokan Hulu & Rokan Hilir yang hangus terbakar
GMNI Pekanbaru Menuntut Janji Jokowi Copot Pangdam dan Kapolda Jika tak mampu atasi KARHUTLA
Pengacara Pastikan Setya Novanto Hadir Bersaksi di Sidang E-KTP
Diskes Riau Siapkan 200 Tenaga Medis di Embarkasi Antara 'Jelang Keberangkatan JCH'
Ikasmansa Gelar Touring ke Desa Tanjung Belit "Promosikan Wisata dan Bhakti Sosial"