PILIHAN
Presiden Jokowi Minta Perhatikan Nasib Buruh Harian, Sebelum Pemda Putuskan Lockdown
BUALBUAL.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepala daerah untuk mempertimbangkan banyak hal sebelum mengambil keputusan pembatasan mobilitas (lockdown), dalam merespons penyebaran Covid-19. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah daya beli masyarakat, terutama mereka yang bermatapencaharian sebagai buruh atau harian.
“Tolong dilihat betul keadaan para buruh, terutama pekerja harian, para petani, para nelayan, serta UMKM yang terkena dampak, agar kita usahakan daya belinya tetap terjaga dan tetap beraktivitas dalam berproduksi,” katanya saat rapat terbatas melalui teleconference, Selasa (24/3).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta para kepala daerah untuk membuat kebijakan yang bisa mempertahankan daya beli masyarakat, tetapi tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pemerintah pusat sendiri melalui APBN akan mengeluarkan bantuan sosial berupa kartu sembako dalam enam bulan ke depan.
Anggaran untuk kartu sembako ini dialokasikan Rp4,5 triliun. Masing-masing keluarga penerima akan mendapatkan Rp200 ribu per bulan.
“Akan segera dimulai kartu prakerja, bisa untuk antisipasi para pekerja yang kena PHK, pekerja harian yang kehilangan penghasilan dan pengusaha mikro yang kehilangan omzet anggaran disiapkan Rp10 triliun,” imbuh politikus PDIP itu.
Jokowi pun meminta agar pemerintah daerah dapat mendata masyarakat mana yang layak menerima bantuan. “Agar provinsi-provinsi dapat mendukung ini siapa yang harus diberi, mulai didata dengan baik,” tuturnya.
Sumber: Jawapos.com

Berita Lainnya
Soal Isu Galang Dukungan ke Jokowi 01, Akhirnya Kapolres Garut Buka Suara
Dandim 0315/Bintan Hadiri Gelar Apel Pasukan Ops Patuh Seligi 2019 Polres Tanjungpinang
PB HMI Instruksikan Aksi Serentak Desak Jokowi Copot Kapolri
Siti Nuryani Putri Asal Inhil Raih Juara 2 di STQH Nasional XXVI
Diduga Aktivitas PT. Elang Indonesia Group Wilayah Batu 13 Tanjungpinang, Mengancam Ekosistem Hutan Mangrove
Prabowo-Sandi Tak Terbendung 'PKS Anggap Jokowi Kian Panik'
Pertamina Rugi Rp 11 Triliun, Abdul Wahid Pertanyakan Manajerial Hulu dan Hilir
Perjuangan Bujuk Rayu Tenaga Medis Ajak PDP Covid-19 Ngamuk untuk Kembali ke Ruang Isolasi
Jokowi Ga usah begono, ga usah begini santai aja, Yang Penting Nyoblos Prabowo-Sandi, Tidak Masalah Ke TPS Pakai Baju Putih
Dukcapil Kemendagri RI: Nikah Siri Bisa Buat KK? Begini Penjelasannya
MENDAGRI: Hanya Beri Sanksi Teguran, Kepala Daerah yang Ikut Deklarasi Dukungan Jokowi
Presiden Jokowi Nyatakan Pemerintah Menjamin Kemerdekaan Pers