Usai Tenggak Minuman Keras Oplosan, Pasutri Ini Tewas
BUALBUAL.com - Tiga orang tewas setelah menenggak minuman keras diduga oplosan di sebuah rumah kontrakan, Perumahan Guru, Jalan Pinang, Blok A, RT 7, RW 5, Durenjaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua korban diantaranya merupakan pasangan suami-istri yaitu Juleha dan Dodi, sedangkan kawannya yang ikut dalam menenggak minuman keras itu adalah Rohadi.
Pemilik kontrakan, Sudarno menuturkan, korban baru sekitar empat bulan mengontrak di sana. Mereka adalah pengamen jalanan. Di rumah itu juga, kata dia, kerap didapati mereka sering mengonsumsi minuman keras.
"Kami sudah sering menegur," kata Sudarno, Senin (6/4).
Ketiganya ditemukan tewas setelah Sudarno curiga karena tak terlihat ada aktivitas di rumah kontrakan sejak pagi. Karena curiga itu, Sudarno mengecek sorenya dan menemukan korban tergeletak tak berdaya. Warga mendobrak pintunya.
"Terkadang mereka suka minum di tanah kosong sebelah kontrakan," katanya.
Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Sutoyo, mengatakan ketiga korban tewas diduga akibat mengonsumsi minuman keras oplosan. Polisi sekarang sedang melakukan penyelidikan. "Masih didalami," ucapnya.
Proses evakuasi jenazah menggunakan prosedur tetap Covid-19. Petugas dari RSUD Kota Bekasi menggunakan alat pelindung diri, sementara di sekitar lokasi juga disemprot cairan disinfektan.

Berita Lainnya
Aktivis Larshen Yunus: Kalau Memang Benar Proyek Pengadaan Tanaman di Dinas PUPR Kota Pekanbaru itu Fiktif, Biarkan APH yang Bekerja
Buaya Raksasa 4 Meter Muncul di Tepi Sungai Indragiri, Warga Tembilahan Diminta Ekstra Waspada
Harga Telur Lebih Mahal dari Pada Harga Kelapa! Petani Inhil Turun ke Jaan, Desak Bupati H. Herman Bertindak
Tragis! Tapir Raksasa 300 Kg Ditemukan Mati di Jalur Hutan Kuansing, Diduga Tertabrak Kendaraan
Lokasi Pesawat Jatuh Dikerumuni Warga, TNI Ingatkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19
Sambil Menangis, Guru SD Tembilahan Hulu Sampaikan Pesan ke Warganet Stop Sebar Video dan Foto Korban Mutilasi di Inhil
Chaidir: Bukan Tak Takut Corona, Tapi Khawatir Bubarnya Negeri Ini Mengalahkan Segalanya
Kisah Petani Tewas Tertembak Senapan Sendiri saat Jaga Padi dari Monyet
Dugaan Korupsi Pembuatan Lapangan bola kaki Desa Sibuak, Sampai sekarang belum ada Tanggapan dari dua pejabat Kampar
Suparman Tantang Iwan Pansa Duel Terbuka: Satu Lawan Satu, Jangan Main Gertak!
Rapat Pleno Kabupaten Pesisir Barat Ditunda dan Pindah Lokasi, Ini Alasannya
Isu Skandal Mencuat, Wabup Kuantan Singingi Siapkan Laporan ke Polisi