Isu Skandal Mencuat, Wabup Kuantan Singingi Siapkan Laporan ke Polisi
BUALBUAL.com - Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin membantah keras isu dugaan skandal yang menyeret namanya. Ia menilai pemberitaan yang beredar tidak berdasar dan berpotensi mencemarkan nama baik dirinya.
Muklisin menegaskan akan mengambil langkah hukum dengan melaporkan pihak-pihak terkait ke Polda Riau dalam waktu dekat.
Hal tersebut disampaikannya kepada jurnalis, Minggu (29/03/2026) sekitar pukul 17.25 WIB, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp.
“Tuduhan yang dilayangkan oleh oknum media tertentu tidak berdasar. Saya akan melaporkan hal ini kepada pihak berwajib secepat mungkin,” ujarnya.
Muklisin juga menegaskan bahwa dirinya tidak anti kritik. Namun, ia mengingatkan agar media menjalankan tugas sesuai kode etik jurnalistik.
“Apa yang diberitakan tidak sesuai dengan fakta. Kami sangat menyayangkan adanya oknum media yang diduga menyebarkan informasi tanpa dasar yang jelas. Seharusnya jurnalis melakukan konfirmasi kepada narasumber sebelum mempublikasikan berita,” katanya.
Lebih lanjut, Muklisin menjelaskan bahwa hubungannya dengan pihak yang disebut dalam pemberitaan tersebut berjalan baik dan tidak ada hal yang melanggar norma.
“Hubungan kami baik-baik saja. Ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi,” ucapnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi secara terpisah, RC juga membantah adanya tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa hubungannya dengan Wakil Bupati Kuansing hanya sebatas silaturahmi.
“Ya, kami baik-baik saja. Hubungan silaturahmi dengan Wakil Bupati Kuansing juga baik. Tuduhan itu tidak berdasar,” ujarnya.
RC juga mengingatkan agar penyebaran informasi yang tidak benar dapat dipertimbangkan dampaknya, terutama bagi keluarga masing-masing pihak.
“Dalam momen Idulfitri ini seharusnya menyampaikan hal-hal yang baik. Kami sama-sama memiliki keluarga, jadi sebaiknya tidak menyebarkan berita bohong,” tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa kedekatannya dengan Muklisin sudah terjalin sejak lama, yakni sejak 2014, dan kembali terbangun dalam konteks silaturahmi.
Terkait isu lain yang sempat beredar, RC mengakui pernah ada persoalan terkait pemesanan jilbab dalam jumlah besar pada waktu lalu. Namun, menurutnya, masalah tersebut telah diselesaikan dengan baik.
“Memang ada persoalan sebelumnya, namun sudah diselesaikan dan semuanya sudah selesai,” tutupnya.

Berita Lainnya
Kinerja Dinilai Buruk, Pejabat DMPTSP Kepri Dilaporkan ke Ombudsman RI
Hati - Hati Penipuan Akun Palsu Mengatasnamakan Anggota DPRD Provinsi Riau H Dani M Nursalam
Korban Tersiram Rebusan Sawit PKS PT PAS Inhu Meninggal Dunia
Warga Kecewa, Tempat Hiburan Karaoke di Rohil Buka Hingga Subuh
Ambulans Tabrak Truk Trailer di Tol Permai, Tiga Penumpang Tewas di Tempat
Rosihan Tetap Harus Bayar, Meskipun Program Bupati Berobat Gratis Hanya Pakai KTP di RSUD Meranti
Diduga Akibat Arus Pendek Listrik, Belasan Rumah di Desa Panglima Raja Inhil Hangus Terbakar
Nelayan Inhil yang Hilang karena Tersambar Petir Sudah Ditemukan
GMPHI Harapkan Perhatian Bersama Untuk Selamatkan Kali-kali di Bekasi
Malam Mencekam di Tembilahan! 300 Kios Pasar Rakyat dan Pasar Terapung Ludes Dilalap Api
22 Ribu Pohon Kelapa Mati Akibat Replanting, PT THIP Berikan Ganti Rugi kepada Warga Tanjung Simpang
Masyarakat Blokir Akses Jalan Utama Kerumutan Pelalawan