• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Pemerintah
    • Pemda Indragiri Hilir
    • Pemda Indragiri Hulu
    • Pemda Bengkalis
    • Pemda Kampar
    • Seputar Lampung
    • Seputar Kepri
    • Pemda Provins Riau
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • Pemda Kuansing
    • Pemda Pelalawan
    • Pemda Siak
    • Pemda Dumai
    • Pemda Rokan Hilir
    • Pemko Pekanbaru
    • Pemda Rokan Hulu
    • Indragiri Hulu
    • Kuansing
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Seputar Jabodetabek
    • Seputar Jawab Barat
    • Seputar NTT
    • Seputar NTB
    • Kalimatan Timur
    • Kalimatan Selatan
    • Jambi
    • Pemda Kepulauan Meranti
    • Bintan
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
    • Indragiri Hilir
    • Dumai
  • Nasional
    • Seputar Aceh
    • Seputar Sumut
    • Seputar Kepri
  • Parlemen
    • DPRD Riau
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Kampar
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuansing
    • DPRD Inhu
    • DPRD Inhil
    • DPRD Dumai
    • DPRD Rohil
    • DPRD Rohul
    • DPRD Siak
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Meranti
    • DPR RI
    • DPRD Kepri
    • DPRD Tanjungpinang
    • Galery
  • Politik
  • Hukrim
    • Seputar Jawa Barat
  • Peristiwa
    • Seputar Sumbar
  • More
    • Olahraga
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • BUALBUAL VIDEO
    • Pariwisata
    • Lingkungan
    • Entertaiment
    • Agama
    • Sosial
    • Metropolis
    • Teknologi
    • Kulinier
    • Otomotif
    • Advetorial
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Ratusan Peserta Meriahkan Fun Run 8K di Polres Inhu, Semarak Hari Bhayangkara ke-80
21 Juni 2026
Tradisi Perdana di SDN 002 Selayar - Khatam Al Quran dan Halal Bihalal Digelar Bersama
02 April 2026
Tradisi Perdana di SDN 002 Selayar, Khatam Al-Qur’an dan Halal Bihalal Digelar Bersama
02 April 2026
Gerak Cepat Pemko Tanjungpinang, 75 Ton Air Bersih Disalurkan
30 Maret 2026
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026

  • Home
  • Kesehatan
  • Nasional

Covid-19

Ada Yang tau! Mengapa Persentase Kematian Corona di Indonesia Tinggi, Baca Disini

Redaksi

Minggu, 12 April 2020 03:46:50 WIB Dibaca : 2014 Kali
Cetak


BUALBUAL.com - Tingkat kematian akibat COVID-19 dipercaya berhubungan dengan umur dan penyakit bawaan. Sementara proses pemulihan pasien dikaitkan dengan kekuatan sistem imun melawan infeksi virus SARS-CoV-2. 

Tapi sejauh mana sebenarnya pengaruh kedua faktor tersebut menentukan tingkat keselamatan pasien? Waktu bergulir melewati bulan keempat ketika dunia tengah bertarung dengan pandemi COVID-19.

Ada 208 negara turut berperang melawan virus jenis baru tersebut. Sebagian negara berhasil menang, tapi lebih banyak lagi yang kalah dan kehilangan nyawa ratusan, bahkan ribuan, rakyat mereka. Data yang dikumpulkan Worldometers menunjukkan hingga 7 April 2020 pukul 18.00 WIB, total angka kasus positif COVID-19 di dunia telah mencapai lebih dari 1,3 juta pasien.

Ada lebih dari 75 ribu nyawa telah melayang akibat infeksi virus ini. Meski begitu terdapat sekitar 293 ribu pasien berhasil sembuh dan memulai lagi kehidupan normal seperti sedia kala. Amerika Serikat, Spanyol, Italia, Jerman, dan Perancis adalah negara-negara dengan angka kasus positif COVID-19 tertinggi di dunia. Tiga dari negara tersebut, yakni Italia, Spanyol, dan Perancis, memiliki jumlah kematian terbanyak. 

Tingkat kematian mereka berturut-turut sebesar 12,4 persen, 9,8 persen, dan 9 persen. Lalu bagaimana dengan Indonesia? Negara kita sempat mencapai tingkat kematian tertinggi sekitar 9,11 persen pada Sabtu, 4 April 2020. Saat ini, berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Selasa, 7 April 2020), angka tersebut turun menjadi 8 persen. 

Tapi tetap masih lebih tinggi dibanding angka kematian global sebesar 5,7 persen. Sebanyak 2.738 kasus terkonfirmasi di Indonesia dengan 221 kasus kematian. Indonesia sudah bersanding dengan tiga negara yang memiliki tingkat kematian tertinggi dunia. 

Sebagai informasi, tingkat kematian diperoleh dengan menghitung jumlah pasien meninggal dibagi dengan kasus positif, lalu dikali 100 persen. Jika ditilik dari pernyataan Badan Kesehatan Dunia (WHO), tingkat kematian individu dikaitkan dengan umur dan riwayat kesehatannya. 

Orang-orang yang rentan terinfeksi COVID-19 dan membutuhkan penanganan khusus adalah kelompok umur tua dan/atau dengan penyakit bawaan seperti hipertensi, gangguan jantung, paru-paru, kanker, atau diabetes.

Kelompok Rentan Berdasar Usia 

Semakin tua umur seseorang, risiko infeksi virus SARS-CoV-2 akan lebih berat. Begitu juga dengan orang-orang yang memiliki penyakit seperti disebutkan di atas.

 Lembaga kesehatan masyarakat nasional Amerika Serikat (CDC) mencatat 8 dari 10 kematian di Amerika terjadi pada usia 65 tahun ke atas. COVID-19 membawa risiko perawatan inap di rumah sakit sebanyak 31-59 persen pada lansia umur 65-84 tahun. Risiko ini meningkat menjadi 31-70 persen ketika berada di umur lebih dari 85 tahun. 

Kemudian kelompok lansia juga punya risiko mendapat perawatan intensif sebanyak 6-31 persen. Sementara risiko kematian bagi mereka yang berumur 65-84 tahun mencapai 4-11 persen dan menjadi 10-27 persen ketika usianya di atas 85 tahun. Statistik risiko kematian milik CDC tidak berbanding jauh dengan probabilitas pada laman Worldometer: 60-69 tahun 3,6 persen; 70-79 tahun 8 persen; lebih dari 80 tahun 14,8 persen. Sementara rentang umur 50-59 tahun risikonya hanya 1,3 persen dan kisaran umur 40-49 tahun bertambah kecil menjadi 0,4 persen.

Di Indonesia, data kelompok umur seperti ini tidak tercatat dengan baik, sehingga risiko kematian kelompok rentan berdasar faktor umur tidak bisa ditentukan. Namun sedikit data yang tercatat dalam laman Kawal Covid-19 menunjukkan sebanyak 40 persen korban meninggal berumur lebih dari 60 tahun. Sementara 56 persen lainnya ada di rentang umur 50-59 tahun. Data di laman tersebut juga menyatakan kelompok umur 40-49 tahun menyumbang angka kematian sebanyak 12,5 persen dan umur di bawah 40 tahun 6,25 persen. 

Artinya tak cuma lansia, tapi juga pralansia (45-59 tahun) di Indonesia termasuk dalam kelompok rentan terpapar infeksi berat COVID-19. Mari petakan kelompok rentan berdasarkan usia dari Data Susenas Maret 2019 di Indonesia. Pada 2019 persentase lansia di atas 60 tahun mencapai 9,6 persen atau sekitar 25,64 juta orang dan pra-lansia sebanyak 17,16 persen. 

Separuh lansia Indonesia mengalami keluhan kesehatan dan persentasenya semakin meningkat seiring dengan bertambahnya umur lansia. “Satu dari empat lansia sakit dalam sebulan terakhir,” demikian catat Sesenas 2019. Keadaan ini semakin tampak buruk akibat statistik penyakit berat di Indonesia yang juga memprihatinkan.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menyajikan statistiknya. Sebanyak 34,1 persen penduduk Indonesia berusia lebih dari 18 tahun sudah memiliki hipertensi. Kemudian diabetes melitus pada usia lebih dari 15 tahun mencapai angka 10,9 persen. 

Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) juga mencatat ada 1,5 persen rakyat menderita penyakit penyerta kardiovaskular, 3,7 persen dengan gangguan paru-paru kronis, kanker dengan jumlah kasus 1,8 per 1 juta penduduk, dan autoimun sebanyak 3 persen. Usia tua dan penyakit bawaan adalah kombinasi faktor mematikan yang bisa membawa risiko terburuk infeksi COVID-19 bagi Indonesia.

Di Indonesia, Riskesdas 2018 menyebutkan terdapat 14,5 persen perempuan usia subur menderita kurang energi kronis. Jumlahnya naik menjadi 17,3 persen pada perempuan hamil. Kemudian persentase balita gizi kurang dan buruk berjumlah 17,7 persen. 

Ini kemudian menjadi masalah berkelanjutan karena setiap janin dari ibu kurang energi kronis dan balita gizi kurang dan buruk berisiko memiliki imunitas rendah. Tanpa mengesampingkan fakta tersebut, Indonesia bisa belajar dari Vietnam yang berhasil menyembuhkan semua pasien COVID-19. Negara ini per Rabu, 8 April 2020 memiliki total kasus 251, sembuh 122 jiwa, dan belum ada kasus kematian.

Bahkan pasien tertua berumur 73 tahun pun sembuh dari infeksi, padahal ia termasuk dalam kelompok rentan. “Di tahap penyembuhan dokter akan mengobati gejala pasien, pasien diminta menjalani diet ketat bergizi. Lalu tingkat saturasi oksigen dalam darah pasien selalu dimonitor,” tulis Al Jazeera merangkum upaya-upaya penanganan yang dilakukan negara komunis itu.

Dr. Kidong Park, perwakilan WHO di Vietnam, mengatakan keberhasilan Vietnam adalah buah usaha pemerintah yang proaktif dan konsisten. Selain memperhatikan status gizi rakyatnya, dua pekan setelah kasus COVID-19 pertama kali diumumkan, Kementerian Kesehatan Vietnam langsung melarang sekitar 10 ribu penduduk Son Loi keluar rumah selama 20 hari. Alih-alih seperti Vietnam, tampaknya Indonesia masih harus berjuang keras menuntaskan spektrum masalah di belakang COVID-19. 

Mungkin Indonesia bisa memulainya dengan transparansi data persebaran pasien, sehingga kelompok rentan bisa lebih berhati-hati dan memproteksi diri mereka secara lebih ketat.


Sumber : tirto.id /  Editor : Ucu


Berita Lainnya

Jubir Covid-19 Riau Ungkapkkan Rasa Terima Kasih Kepada Masyarakat Provinsi Riau

Januari Hingga Maret, Sudah 9 Orang Meninggal Dunia di Riau karena DBD

Bersama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Dinkes Ikuti Rapat Penanganan KLB Malaria

Dinkes Inhil: Pentingnya Pelayanan Kesehatan Berkualitas Bagi Anak di Usia Pendidikan Dasar

Bersama Pj Bupati Herman, Dinkes Inhil Canangkan Gerakan Aksi Bergizi di SMAN 1 Tembilahan Hulu

Polres Lampung Utara Bagikan 1056 Paket Sembako disebelas wilayah zona COVID-19

Satu Pasien Positif Covid-19 di Tanjungpinang Dinyatakan Sembuh, Total 21 Orang

Jika Pemda Inhil Tidak Serius Tangani Covid-19, Presma Unisi Siap Turun ke Jalan 'Aksi Besar-Besaran'

Pemcam Mandau, Gelar Pelatihan Kader Posyandu Program Unggulan BERMASA

Dinkes Inhil Gelar Sosialisasi Quick Wins Pelayanan Darah dan Launching Aksi Gerhana

Kapolda Riau Sarankan, Perlu Dibentuk Satgas Vaksin Covid-19

Brigjen Jimmy: Kepri Semaki Mendekati Fase Endemi

Terkini +INDEKS

Tak Biasa! Alquran Berornamen Tionghoa Hadir di Balai Adat Melayu Riau

18 September 2026
Uang Diminta di Luar Retribusi? DKUPP Inhil Minta Pedagang Segera Lapor
18 September 2026
Waspada! 3.227 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau 71 Titik
18 September 2026
Kabar Duka dari PLG Minas, Gajah Sumatera Diego Mati di Usia 17 Tahun
18 September 2026
Antarkan Penumpang, Tokang Ojek di Bengkalis Berujung Dibacok Parang
18 September 2026
Karhutla Kembali Terjadi di Gaung Inhil, Dua Desa Dilanda Kebakaran Lahan Gambut
18 September 2026
Berawal dari TV yang Dijual, Polisi Ungkap Kasus Curat di Kateman
18 September 2026
Sudah Puluhan Tahun Jadi Persoalan, MPKN Inhil Desak Pemerintah Benahi Nasib Petani Kelapa
17 September 2026
Antisipasi Kabut Asap Karhutla, Pemprov Riau Buka 5 Posko Kesehatan di Pekanbaru
17 September 2026
Kabar Baik bagi Pemilik Anjing dan Kucing, Vaksin Rabies Gratis Digelar di Riau
17 September 2026

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Berawal dari TV yang Dijual, Polisi Ungkap Kasus Curat di Kateman
  • 2 Sudah Puluhan Tahun Jadi Persoalan, MPKN Inhil Desak Pemerintah Benahi Nasib Petani Kelapa
  • 3 Tender Pasar Yos Sudarso Gagal, DPRD Inhil Desak Pemkab Cari Rekanan yang Qualified
  • 4 Listrik Drop Menjelang Magrib, Mu'amar AR Minta PLN Evaluasi Wilayah Ujung Jaringan
  • 5 Bupati Inhu Berterimakasih Kunker Polda Riau dan Pangdam atas Penanganan Karhutla
  • 6 Kapolda-Pangdam Gelar Sholat Istisqo di Lokasi Karhutla
  • 7 Mohon Turun Hujan, Kapolda Riau dan Pangdam Gelar Salat Istisqa di Tengah Karhutla Inhu
  • 8 ''Siapa yang Menilai?'' Fahro Rozi Pertanyakan Flyer Perbandingan Kerja Dirinya dengan Pemerintah
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Bualbual.com ©2020 | All Rights Reserved By Delapan Media