Tolak Bantuan Pemerintah, RT/RW Akui Data Tidak Sesuai
BUALBUAL.com - Forum RT/RW Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan, menolak pemberian bantuan dari pemerintah terkait dengan dampak Coronavirus Diesiese 2019 (Covid-19). Penolakan ini dilakukan karena didasari oleh perbedaan data antara data dari RT/RW dengan data pemerintah.
Ketua Forum RT/RW Sialang Munggu Sucipto menjelaskan, sebelumnya pemerintah menginstruksikan kepada RT/RW untuk mendata masyarakat yang terdampak Covid-19. Ia mengatakan terdapat 13 syarat yang harus dipenuhi, di antaranya PDP, masyarajat yang berada dalam jarak 100 m dari pasien yang positif corona, pekerja yang diberhentikan karena Covid-19, UKM yang tidak lagi beroperasi dan lain-lain.
Kendati demikian, Sucipto mengatakan, rupanya pemerintah menyerahkan bantuan kepada masyarakat miskin, tanpa menggunakan data dari RT/RW. Hal ini menimbulkan kekecewaan dari RT/RW. Menurutnya, jika bantuan tersebut tetap diterima, maka akan menimbulkan gejolak besar di tengah-tengah masyarakat.
"Kemarin tidak ada menyebutkan miskin atau tidak, yang jelas terdampak Covid, tapi realisasinya pemerintah malah memakai data miskin, bukan data terdampak Covid. Mengenai penolakan, ini adalah keputusan seluruh RT/RW di Sialang Munggu," katanya, Selasa (28/4).
Sucipto juga menilai, pemerintah tidak menghargai kerja keras RT/RW dalam mendata, ia mengatakan perlu waktu tidak sebentar untuk mendapatkan data tersebut.
Sialang Munggu memiliki 40 ribu jiwa atau 14 ribu kepala keluarga (KK), yang berasal dari 31 RW dan 129 RT. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.400 data masyarakat terdampak Covid-19 diserahkan kepada pemerintah.
Menurut Sucipto, belajar dari kelurahan lain, yang mendapatkan bantuan hanya 261 orang, yang diambil dari data warga miskin, bukan dari data terdampak Covid-19.
"Tiga hari, tiga malam kami mendata masyarakat, tapi yang dipakai malah data warga miskin. Kalau demikian data itu sudah ada sama dinas sosial," katanya geram.
Sucipto mengharapkan pemerintah bisa mengevaluasi data yang telah diberikan oleh RT/RW. Ia juga berharap agar tim-tim penangganan Covid-19 yang dibentuk pemerintah, seperti PMBRW digerakkan agar turun ke bawah, agar bisa melihat langsung masyarakat yang terdampak Covid-19.

Berita Lainnya
Pilpres 2019 Maaf, Saya Mau Coblos Prabowo Saja
Ternyata Berisi Mayat! Warga Bunut Penasaran Ada Gundukan Tanah Basah di Belakang Rumah
Rumah Warga dan Tempat Umum Tak Luput dari Penyemprotan Disinfektan oleh Tim Gabungan
dr Ersan: Tipe RSUD Kita Bukan Tipe Abal-abal 'Polemik Turun Kelas RSUD Bengkalis'
Diduga Tak Turuti Permintaan, Seorang Anak di Siak Tega Aniaya Orang Tuanya Hingga Tewas
KPK Tahan Sekda Pemko Dumai Riau
Mayat Mengapung Pakai Bercelana Pendek Ditemukan di Sungai Siak
Gubri Sebut Tingginya Angka Kemiskinan Riau Gara -Gara RTRW Benarkah!
Terkait Isu Tentang Ustadz Abdul Somad, Begini Tanggapan Bupati Rokan Hilir H. Suyatno
Andi Arief Sebut Politisi PDIP Hasto Buta Huruf Soal Surat Suara Tercoblos
Kivlan Zen Laporkan Balik Pelapornya, Tidak Terima Saya Dituduh Makar
Inilah Jadwal Pementasan Tunggal Teater Bangsawan Juara Umum Se-Riau , Dapatkan Segera Tiketnya