Dua Alat PCR Digunakan, Bisa Periksa 100 Sampel Swab Setiap Hari
BUALBUAL.com - Bantuan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) dari BBPOM Pekanbaru saat ini sudah berada di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad. Dengan adanya bantuan alat PCR tersebut, total ada dua alat PCR yang bisa digunakan untuk meneliti sampel swab pasien suspect corona di Riau.
Direktur RSUD Arifin Achmad, dr Nuzelly mengatakan, untuk alat PCR bantuan dari BBPOM Pekanbaru saat ini masih dalam tahap instalasi. Jika sudah selesai, maka dua alat PCR ini bisa meneliti hingga 100 sampel swab.
"Selama ini, hanya satu alat PCR yang digunakan. Dengan satu alat itu, sampel swab yang bisa diperiksa sekitar 50-60. Jika ada dua alat yang digunakan, diperkirakan sampel swab yang bisa diteliti sampai 100 an," kata dr Nuzelly, Jumat (1/5/2020)
Hingga saat ini, lanjut Nuzelly, laboraturium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad sudah menerima sebanyak 914 sampel, untuk sampel yang sudah diperiksa sebanyak 505 sampel.
"Dari 505 sampel tersebut, ditemukan positif corona sebanyak lima kasus yang sudah diumumkan sebelumnya," sebutnya.

Berita Lainnya
Puluhan Tahun Berlalu, Mantan Srikandi PKK Riau Kembali Berkumpul! Ada Momen Haru di Balik Silaturahmi Septina Primawati
Kasmarni Tersenyum Lomba Sampan Layar Ini, Termasuk Bahkan Tahunan Pemkab
Pj Bupati Inhil Ikuti Rapat Bersama Banggar DPR RI, Bahas TKDD
Anggaran Digeser untuk Penanganan Covid-19, Pembangunan Jalan Sontang-Duri Batal
Garda Era New Normal Lampura Rayakan Hari Ibu dengan Penyerahan Tali Asih kepada Istri Veteran
Dibuka Wabup H Syamsuddin Uti, Pelatihan Membuat Udang Amplang Bagi Perempuan di Hadiri Ketua TP PKK Hj Zulaikhah Wardan
TNI AU dan RAAF Australia Gelar Pertemuan Bahas Latma Elang Ausindo
Ramadhan ke-22, Pj Bupati Herman Kunjungi Kecamatan Batang Tuaka
Gubernur Ansar Menandatangani MoU dengan 3 Rumah Sakit Rujukan Nasional
Waspada Karhutla! 15 Titik Api Muncul di Riau, Asap Tebal Masih Terlihat
Wabup Inhil Terima Audiensi BPOM, Bahas Pengawasan Obat, Makanan, dan Kosmetik
Bupati Bengkalis Kasmarni Berharap Lakukan Pembinaan dan Pengembangan Kompetensi Bidan secara Berkelanjutan