Vidcon Bersama Gubri, Bupati HM Wardan Sampaikan Situasi Covid-19 di Inhil
BUALBUAL.com - Gubernur Riau kembali melaksanakan Vidcon bersama Bupati/ Walikota se-Provinsi Riau guna mengetahui kabar teraktual tentang Covid-19 di masing-masing daerah, Kamis (14/5/2020).
Pada kesempatan itu, Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Drs HM Wardan MP didampingi Dandim 0314/ Inhil, Kapolres Inhil, Sekda Inhil, dan beberapa pihak terkait. Bupati melaporkan, di Inhil terdapat 631 ODP, 58 orang PDP, dan 10 orang positif.
"Terdapat 61 siswa yang datang dari pondok pesantren dan telah dilakukan rapid tes dan hasilnya reaktif ada 12, swab 8 orang. Bagi keluarga dan yang pernah melakukan kontak dekat dengan 61 orang pasien tersebut akan dilaksanakan swab," terangnya.
Untuk penerima bantuan sosial, sesuai dengan data yang diperoleh, dari total 60.711 KK, sebanyak 7.322 KK masih belum mendapat anggaran.
"Kita sudah menyampaikan usulan anggaran ke Provinsi Riau. Untuk mengantisipasi data-data yang lain Kabupaten Indragiri Hilir telah siapkan anggaran lebih kurang sebesar 19 M untuk dana desa, saat ini sedang berlangsung dan didistribusikan terutama bagi desa-desa yang sudah menyusun RAPBDES," ujar Bupati.
Tidak hanya itu, dirinya juga melaporkan tambahan ruangan isolasi yang dibangun di Islamic Center, ditargetkan akan selesai pada hari Sabtu mendatang. Dari penambahan ruangan tersebut, diperkirakan dapat menampung 124 tempat tidur dan telah dilakukan pegecekan.
"Walaupun Indragiri Hilir belum menetapkan PSBB tetapi Indragiri Hilir telah melaksanakan setiap kegiatan yang mendekati PSBB. Setiap hari disediakan dapur umum yang diprakarsai oleh Kapolres lebih kurang setiap hari 250 bungkus dan dibagikan kepada masyarakat dan setiap perbatasan Indragiri Hilir telah dilakukan penjagaan serta bersama tim gugus juga melakukan sweeping dijam malam," paparnya.
Menanggapi laporan Bupati tersebut, Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi mengungkapkan ada aspirasi dari tenaga medis (IDI) bahwa setiap Kabupaten/ Kota menyediakan penginapan bagi para tenaga medis yang jauh dari rumah, agar bertugas maksimal sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Saya minta, aspirasi ini perlu dipertimbangkan bagi setiap Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau," pungkas Gubernur.
Sebelumnya, Gubernur Riau membahas tentang penerapan PSBB di 5 Kabupaten/ Kota di Provinsi Riau yang berdasarkan kepada Keputusan Menteri Kesehatan No.Hk.01/07/Menkes/308/2020, Tanggal 12 Mei 2020 tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Bengkalis, dan Kota Dumai.

Berita Lainnya
Bupati Raden Adipati Kukuhkan Pengurus Dekranasda Kabupaten Way Kanan 2022
Gubernur Syamsuar Bangga Anak Riau Diterima Magang di Thailand dan Filipina
MTQ ke-43 di Bengkalis, Wujudkan Riau yang Berbudaya dan Religius
Gubernur Riau Harapan Manajemen BRK Tingkatkan Kinerja
Memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2022 Staf Alih Bupati Inhu Bahas Derajat Kesehatan Generasi Anak Bangsa
Bupati HM Wardan Serahkan JSK BPJS Ketenagakerjaan kepada Pihak Keluarga Balakar
Tercatat 1.859 Rekening Terlibat Judi Online, Kominfo Ambil Tindakan
Gubri Syamsuar Tanam Pohon Geronggang di Pantai Wisata Raja Kecik
Bupati Kasmarni dan Gubernur Riau Tandatangani Kesepakatan Pembangunan Jembatan Sungai Pakning-Pulau Bengkalis
Kapolsek Mandau Kompol Primadona jadi Inspektur Upacara Penurunan Bendera Sore Ini
Awal Februari, Bonus Prestasi Atlet Pekanbaru akan Dibagikan
Gubernur Ansar Lantik Ketua dan Pengurus Mabicab Serta Ketua dan Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Bintan 2022-2027