Pemrprov Riau Ingatkan Pemko Agar Menutup Kantor Camat Bukit Raya, dr Indra Yopi: Tiga Pegawai Terkonfirmasi Positif Covid-19
BUALBUAL.com - Pemerintah Provinsi Riau, mengingatkan kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, agar menutup sementara Kecamatan Bukit Raya, setelah ditemukannya tiga pasien positif Covid-19, yang merupakan pegawai di Kecamatan Bukit Raya hasil tracing dari pasien sebelumnya Tn NC, yang meninggal dunia beberapa hari yang lalu.
“Kalau memang pegawai Kecamatan Bukit Raya walaupun saya belum mendapatkan pastinya. Semua pegawainya harus dilakukan PCR swab. Semua diberlakukan sama, mau bank, sekolah, rumah sakit, sampai semua terbukti positif dan negatifnya. Kalau positif dilakukan perawatan, dan isolasi,” ujar juru bicara gugus tugas covid-19 Indra Yovi.
Dijelaskan Indra Yovi, dengan adanya kasus positif di Kecamatan tersebut, maka sudah seharusnya Kantor Kecamatan Bukit Raya ditutup sampai semua betul-betul berakhir, seperti yang telah dilakukan oleh BUMN (BRI), dimana mulai hari ini telah beroperasi kembali.
“Sementara kantor Kecamatannya tutup semua sementara. Dan sementara dialihkan ketempat lain. Dan dilakukan pemeriksaan secara cepat, dilakukan swab. Hasil dari swab pegawai di Kecamatan itu menunggu satu sampai dua hari. Kalau tidak dilakukan akan beresiko,” tegas Indra Yovi.
Dokter spesialis paru ini kembali menegaskan kepada pemerintah Kabupaten Kota di Riau, ini adalah waring yang keras bagi pemerintah untuk kembali menjalankan protokol kesehatan. Karena beberapa pimpinan Kota terlalu percaya diri dengan berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dan akibtanya terjadi penambahan kasus besar-besaran.
“Dengan mengumumkan saja energi say habis, semoga jangan nambah lagi dan sehat semua. Berkali-kali disampaikan ini warning yang sangat besar, warning buat Pemko, Inhil, Kampar, Dumai, Bengkalis. Berakhirnya PSBB tidak menjadi menyebabkan tempat lain menjadi bisa melonggarkan apa saja. Dari Pekanbaru saja bertambah banyak, seperti di Kecamatan Rumbai yang awalnya hijau sekarang merah,” tegas Indra.
“Untuk menyikapi ini akan dirapatkan kembali, apakah perlu PSBB, apakah perlu diatur segala macam semula. Semua berpulang kepada kita, tetapi kepada masyarakatnya ini belum berakhir baru permulaan, kalau mau hidup seperti kemarin. Patuhi protokol kesehatan,” tegasnya lagi.

Berita Lainnya
Polda Riau Turunkan Tim Asistensi ke Polres Inhu Mantapkan OPM
Wabup Lampura Hadiri Acara Silaturahmi Progam PKH se-Kecamatan Kotabumi Utara
Imigrasi Jambi Tindak WNA Tanpa Dokumen, Dideportasi ke Malaysia
Mahasiswa Asal Riau di Turki Ucapkan Terima Kasih Atas Bantuan Gubernur Syamsuar
Kunjungan Turis Meningkat Lagi, Sektor Pariwisata Riau Bangkit
Walikota Tanjungpinang Sambut Baik Audiensi Aliansi Awas Kepri
Jamaah Haji Kloter BTH-04 Dijadwalkan Terbang ke Pekanbaru Hari Ini
Edo Kepala BPKAD: Tidak Mungkin Kabag Umum Khairil Lupa Anggaran Pengadaan 3 Unit Damkar
Bupati H. Herman Hadiri Malam Resepsi Milad Riau ke-68 Bersama Menteri Kebudayaan RI
Pemprov Riau Apresiasi Peran Ombudsman RI Perwakilan Riau Awasi Penyelenggaran Layanan Publik
Diserahkan Gubri Syamsuar, 8 Perpustakaan Sekolah di Riau Raih Akreditasi A
Hari Jadi ke-19 Provinsi Kepri, Pegawai Pemerintah dan Swasta Berbaju Kurung Selama Sepekan