24 Kasus Baru Positif Covid-19 di Riau, Masyarakat Salah Pahami Penerapan
BUALBUAL.com - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution mengatakan bahwa penambahan 24 kasus baru Positif Covid-19 tak terlepas dari kesalahan masyarakat dalam memahami arti penerapan New Normal yang sebenarnya.
"Perlu kita perhatikan bahwa masih banyak masyarakat yang memahami new normal, masih banyak masyarakat menyalah artikan penerapan new normal," kata Wagubri saat memberi sambutan saat video conference bersama Kabupaten/Kota se Riau, di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (22/06/2020).
Menurutnya masyarakat dalam memahami penerapan new normal yaitu kembali melakukan aktivitas seperti biasanya tanpa menerapkan protokol kesehatan seperti sebelum terjadi penyebaran Covid-19 di Provinsi Riau.
"Pada dasarnya New Normal yaitu kembali melakukan aktivitas akan tetapi kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan lebih ditingkatkan dan diperketat supaya tidak terjadi penularan," Kata Edy Natar Nasution.
Untuk meningkatkan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan dimasyarakat membutuhkan kerja sama dengan semua pihak baik Pemerintah daerah maupun masyarakat.
"Jika kedisiplinan protokol kesehatan diterapkan di masyarakat berjalan dengan baik maka penyebaran Covid-19 di Provinsi Riau akan mudah diatasi," tutur Edy Natar Nasution.

Berita Lainnya
Sebanyak 1.891 ODP Covid-19 di Riau Sudah Rapid Test
Kolonel Inf M Syech Ismed Jabat Danrem 031/Wirabima
426 Ekor Kerbau di Rohul Mati Terpapar Sapi Ngorok
Camat Mandau Diwakili Sekcam Lakukan Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kelurahan Air Jamban
Pemprov Riau Anggarkan Rp54 Miliar Lebih Untuk Bangun RLH di Riau
Wujudkan Janji Kampanye, Gubernur Riau Bangun Rumah Layak Huni di Sungai Geniot
Sekdaprov Riau SF Hariyanto Ingatkan Pejabat OPD Utamakan Kehati-hatian
133 KPM Desa Kembang Mekar Sari Terima Bantuan Non Tunai PKH
Bupati Inhil Hadiri Peringatan Haul Akbar Syekh Abdul Qadir AL- Jailni di Desa Bagan Jaya
Gubri Resmikan Taman Edukasi Pertanian Organik DPTPH
Covid-19 Tambah Dua Kasus Baru, Total 38 Kasus Positif di Riau
PKB Riau Minta APH Selidiki Dugaan Penyimpangan APBD 2024