Kadisdik Riau: Besok Hari Terakhir Pendaftaran PPDB Tingkat SMA/SMKN Sederajat
BUALBUAL.com - Penerimaan pendaftaran peserta didik baru (PPDB) untuk tingkat SMA, SMK, MAN sederajat akan ditutup besok, Kamis (25/6), tepat pukul 23.00 WIB. Sesuai dengan aturan yang berlaku, bagi siswa yang belum mendaftar dihimbau segera mendaftar sebelum waktu yang telah ditentukan.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Zul Ikram, mengatakan, pada intinya pelaksanaan PPDB di Riau berjalan sesuai dengan peruntukannya. Namun ada beberapa sekolah yang terjadi permasalahan penerimaan terkait zonasi, dengan menggunakan suket, termasuk jarak antara sekolah dengan rumah siswa, yang tidak sesuai dengan fakta dilapangan.
“Pada intinya berjalan sesuai peruntukan pelaksanaan PPDB. Walaupun ada beberapa permasalahan, tapi masih diatasi dengan baik. Dan kita juga sudah ambil langkah berpatokan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 44 Tahun 2020, dimana yang diatas itu Kartu Keluarga (KK) asli,” usai meninjau kondisi SMA 1, dan mengadakan pertemuan dengan Kepala Sekolah SMA 1, Rabu (24/6).
Dijelaskan Zul Ikram, setelah banyaknya pengaduan masyarakat terkait zonasi yang menggunakan suket. Ia meminta sekolah untuk memverifikasi faktual terhadap suket yang dilampirkan saat daftar PPDB online. Soal zonasi pihaknya tetap menggunakan Google Map, sehingga diharapkan tidak bisa dimanipulasi. Untuk pendaftaran terakhir PPDB melalui online akan ditutup hari ini, Kamis (25/6), tepat pukul 23.00 WIB.
"Kalau ternyata sekolah sudah menerima suket domisili, maka sekolah dapat menyesuaikan dengan ketentuan diatas. Insya Allah kalau pakai Map tidak bisa diakal-akali radius domisinya. Pendaftaran PPDB besok,” katanya.
Disinggung apakah akan ada perpanjang pelaksanaan PPDB Riau. Termasuk sebagian sekolah lain di Kabupaten Kota, seperti SMAN 8 Pekanbaru yang sebelumnya memberlakukan suket, dan akan memberlakukan penerimaan PPDB menggunakan KK.
"Sampai sekarang PPDB masih on schedule sesuai surat edaran yabg belum kita perbaharui. Kalau memang harus diperpanjang kita akan koordinasi dengan tim, dan akan disampaikan ke kepala daerah terkait perubahan yang akan diperbaharui," tegasnya.
PPDB harus disesuaikan dengan petunjuk teknis dari Kementrian Pendidikan dan kabudayaan, dimana sekolah harus menerima terlebih dahulu atau mengutamakan, siswa yang mendaftar dengan Kartu Keluarga (KK).

Berita Lainnya
Berikut Ini Harga Komoditi yang Perlu Diwaspadai Menjelang Natal dan Tahun Baru
Gubri Tinjau Inhu, Perusahaan Batu Bara Harus Perbaiki Jalan Rusak Sebelum Hari Raya IdulFitri
Gubri Abdul Wahid Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan, UHC Riau Capai 99,02 Persen
Perusahan Farmasi Berikan Bantuan 500 Ribu Tablet Vitamin C kepada Pemkab Bekasi
Sosialisasi Narkoba di Desa Tanjung, TP PKK Kampar Berikan Sertifikat
Kuansing Mulai Bergemuruh! 15 Jalur Daftar, Persaingan Pacu Jalur MTQ Riau Makin Sengit
Bupati Bengkalis Kasmarni, Terima Penghargaan Meritokrasi KASN 2023
Wakil Bupati Pelalawan Pimpin Penandatanganan Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi
Cegah Covid-19, Desa Air Tawar Inhil Tiadakan Salat Berjamaah 'Adzan Tetap Berkumandang'
Bupati Catur Ikuti Rapat Pertemuan Penguatan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah
Surat Keterangan Pengganti E-KTP Ditiadakan
Pemkab Inhu Bagun Kerjasama Pembangunan