Insentif Tenaga Medis Pemko Pekanbaru Segera Dibayar
BUALBUAL.com - Pemko Pekanbaru sedang mempersiapkan pembayaran insentif kepada para tenaga medis yang terlibat dalam penanganan Covid-19. Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT disebut sudah menandatangani peraturan wali kota (perwako) tentang insentif tersebut. Ada dua sumber anggaran yang bisa digunakan untuk pembayaran.
Penjabat (Pj) Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru H Muhammad Jamil SAg MAg MSi menyebut, saat ini pembayaran insentif bagi tenaga medis masih dalam proses. "On progress. Perwako sudah ditandatangani. (Pembayaran, red) sedang disiapkan," kata dia, akhir pekan lalu.
Di Pekanbaru ada ratusan tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan Covid-19. Jika dirinci, dokter umum ada 103 orang dan yang langsung menangani Covid-19 sebanyak 91 orang di antaranya. Kemudian bidan 164 orang dan yang langsung menangani Covid-19 sebanyak 149 orang di antaranya. Lalu perawat ada 256 orang dan yang langsung menangani Covid-19 sebanyak 246 di antaranya. Terakhir, jumlah analis kesehatan 30 orang dan yang langsung menangani Covid-19 sebanyak 28 orang di antaranya.
Sementara itu, Pelaksana harian HPlh) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy mengatakan, untuk hal ini pihaknya mengusulkan anggaran isentif sebagian dari anggaran pusat dan sebagian lagi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru.
"Dari pusat kita sudah dapat Rp3,9 miliar. Itu dikhususkan untuk rumah sakit dan sebagian dari anggota puskesmas. Ini untuk semua yang terlibat langsung dalam penanganan Covid-19," urainya.
Sedangkan untuk yang bersumber dari APBD Kota Pekanbaru penghitungan sedang dilakukan. "Besaran mengacu pada SK Menkes 278. Di sana dijelaskan itu untuk dokter spesialis maksimal Rp15 juta dan umum Rp5 juta per bulan. Sejak April sampai Juni. Di APBD kemarin kita anggarkan Rp9 miliar lebih," singkatnya.

Berita Lainnya
Pemkab Bengkalis Tak Pernah Permainkan Hak-Hak Paskibraka 2023
Pemdes Air Kulim Gelar Pendidikan Keagamaan Rutin Bagi Remaja
Menuju Digitalisasi! 551 Nelayan Inhil Manfaatkan Aplikasi XSTAR
Gubernur Ansar Gandeng Pemko Tanjungpinang, Permak Akau Potong Lembu
Sambil minum Kopi, membahas Percepatan pembangunan area perbatasan Kampar - Pekanbaru
Peduli Covid-19 Kepala Desa Baru Langsung Kampar Semprot disinfektan ke Rumah Warga
DPRD Riau Siap Mendorong Terwujudnya Daerah Istimewa Riau
Pemeriksaan Dini Kanker Serviks, Henny Wahid : Jangan Takut Lakukan IVA Test
Bupati Inhil Pastikan Check Point di Wilayah Perbatasan Berjalan Sesuai Aturan
Terapkan PSBB, Bupati Kampar Akan Berkoordinasi Dengan Gubri
Nelayan Kecil Sekarang Tidak Perlu Khawatir Kelangkaan BBM Solar
Pelabuhan Kuala Riau Jadi Tempat Sementara Untuk Ke Penyengat