Komunitas Nawaitu Foundation Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid Pedalaman Talang Mamak
BUALBUAL.com - Komunitas Nawaitu Foundation menyalurkan dana bantuan untuk pembangunan masjid pedalaman talang mamak kepada Dompet Dhuafa Riau, Rabu (15/7/2020).
Lokasi masjid yang akan dibangun terletak di Desa Sungai Ekok Kecamatan Rakik Kulim Kabupaten Indragiri Hulu, Riau dengan jumlah Rp. 4.362.000 (Empat juta tiga ratus enam puluh dua ribu rupiah).
Warga di sekitar perencanaan pembangunan masjid belum memiliki tempat ibadah yang layak. Sudah 14 tahun lamanya salat berjamaah ke desa sebelah. Pada ramadan tahun lalu mereka salat tarawih di posyandu desa dengan penerang seadanya.
"Saya sebagai perwakilan komunitas sangat senang bisa bekerjasama dengan Dompet Dhuafa Riau untuk menggalang dana pembangunan masjid di pedalaman. Semoga dilancarkan mewujud tempat ibadah yang layak untuk saudara kita suku Talang Mamak," ujar Hafizd selaku ketua Komunitas Nawaitu Foundation.
Walaupun bantuan ini tidak seberapa banyak, Hafizd berharap ini bisa membantu pembangunan tempat ibadah di pedalaman Talang Mamak dan berharap bisa memberi motivasi bagi pihak lain untuk membantu pembangunan tempat ibadah ini.

Berita Lainnya
Polres Karimun Salurkan Bantuan Beras Program Kapolri Tahap II
Terus Bergerak Ditengah Wabah Covid 19, Relawan Anggota DPR RI Effendi Sianipar Bagi Sembako ke Warga
Kader dan Tim Pemenangan Partai Nasdem Tubaba Berbagi Keceriaan di Empat Kecamatan
Perhatian PHR di Bulan Ramadan Tambah Semangat Bagi Pekerja Energi untuk Negeri
Lanud RHF bersama PMI Tanjungpinang Gelar Donor Darah
Sambu Group dan PT STI Selesaikan Pembangunan Tanggul di Desa Air Tawar
HUT Karang Taruna ke-61 dan Bersempena HUT Rohil ke-22, Karang Taruna Kubu Babussalam Adakan Baksos
BUALBUAL RAKYAT: Posisi Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat dalam Pandemi Covid-19
Gandeng Komunitas Tepak Sirih, Polsek TPTM Bagikan Sembako ke Kaum Duafa
Bersama IWO Inhil, Iqbal Sayuti Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Kaum Duafa
Kajari Inhu Sebut Wartawan Mitra Strategis dalam Mendukung Keterbukaan Informasi Publik
Pantaskah Proyek APBD Dinikmati Segelintir Oknum Pejabat /Pengusaha Dan Berada di Lahan HPT?