Hutan Gundul dan Banjir Rutin, Dampak Ilegal Logging di Desa Junjangan Inhil Makin Parah
BUALBUAL.com - Aktivitas ilegal logging yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade di Desa Junjangan, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), semakin meresahkan warga. Penebangan kayu liar yang dilakukan secara masif tersebut diduga kebal hukum, karena belum pernah ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum.
Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam dari masyarakat, salah satunya MH (56), warga setempat, yang secara terbuka mendesak Kapolda Riau untuk turun langsung ke lokasi guna mengusut dan menindak pelaku ilegal logging yang dinilai telah merusak lingkungan dan merugikan masyarakat.
“Penebangan liar ini sudah terlalu lama dan tidak ada efek jera. Kami minta Kapolda Riau turun langsung ke lapangan,” tegas MH saat ditemui wartawan di Desa Junjangan, Minggu (13/07/2025).
Lima Somel Beroperasi Terbuka, Ratusan Kubik Kayu Dikirim Setiap Bulan
Hasil investigasi menunjukkan terdapat lima unit somel (pengolahan kayu) yang aktif dan beroperasi secara terbuka di kawasan tersebut. Somel-somel ini dikenal dengan inisial H, A, D, S, dan P. Mereka rutin mengolah kayu bernilai tinggi seperti Mentangor, Taruntum, Kayu Harang, dan Maranti.
Produksi kayu berlangsung hampir setiap hari, dengan volume mencapai ribuan tual dan ratusan kubik per bulan. Kayu-kayu ini dikirim ke berbagai bangsal di wilayah Inhil, terutama melalui jalur pengeluaran di ujung Pekan Arba dan Parit 12, Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan.
Namun, meski kegiatan ini berjalan bertahun-tahun, aparat penegak hukum dinilai tidak mengambil langkah tegas. Hal ini menimbulkan kesan bahwa praktik ilegal tersebut kebal hukum dan mendapat perlindungan dari oknum tertentu.
Dampak Lingkungan: Banjir, Rusaknya Ekosistem, dan Ancaman Kehidupan Warga
MH menyoroti dampak serius dari penebangan liar ini, mulai dari rusaknya hutan, hilangnya sumber penghidupan, hingga ancaman banjir yang terjadi setiap tahun di lahan pertanian warga. Hutan yang dulu menjadi penyangga air dan tempat hidup flora-fauna kini makin terkikis.
“Penebangan liar ini mengancam kelestarian hutan dan merugikan masyarakat yang bergantung pada alam. Setiap tahun kami kebanjiran karena hutan sudah gundul,” katanya.
Kerusakan ini turut menghilangkan habitat satwa liar, mengurangi keanekaragaman hayati, serta meningkatkan risiko bencana alam seperti longsor dan banjir.
Desakan Aksi Cepat dari Kapolda Riau dan Aparat Penegak Hukum
Masyarakat berharap Kapolda Riau segera mengambil langkah konkret. Mereka mendesak agar aparat keamanan tidak lagi menutup mata dan segera menghentikan aktivitas yang merusak tersebut.
“Penegak hukum jangan diam. Kami butuh keadilan dan perlindungan terhadap lingkungan. Jangan biarkan pelaku ilegal logging terus merajalela,” tutup MH.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kepolisian Daerah Riau terkait temuan dan dugaan pembiaran terhadap aktivitas ilegal logging di Desa Junjangan.
Masyarakat dan aktivis lingkungan berjanji akan terus mengawal kasus ini demi menyelamatkan hutan dan lingkungan hidup di wilayah Indragiri Hilir.

Berita Lainnya
Begini Kondisi Ulama Syekh Ali Jaber Usai Ditusuk Orang Tak Dikenal
Karhutla di Kabupaten Rokan Hulu Tercatat 80 Hektar Telah Padam
Sandi Ingatkan DPRD Inhil Tidak Mandul Kawal Luapan Air di Desa Kuala Sebatu
18 Warga Jadi Korban! Polres Inhil, Pemkab dan BKSDA Bersatu Kejar Kera Liar Peneror Tembilahan
Kok Bisa? Belum Beroperasi, Lakalantas Sudah Terjadi di Tol Pekanbaru-Dumai
Baru 3 Tahun Produksi, Limbah PT SIR Diduga Merusak Anak Sungai Masyarakat ini Akibatnya
Kasat Reskrim Bantah Pemberitaan yang Memojokan Kinerja Polres Bintan Terkait Penanganan Kasus
Terkait Dugaan Takjil Basi, Kuasa Hukum Afridah: Mis Komunikasi
Jalan Sudirman Pekanbaru Macet, Kantor Gubernur Riau Didemo massa
Barang - barang Korban Kecelakaan SB Evelyn Calisca Bisa Diambil di Polsek Kateman
Gelar Silaturahmi di Momen Idul Fitri, Kakanwil Ditjenpas Sumut Yudi Suseno dengan PP IWO Bahas Masalah Ini
Banjir, Warga 3 Perumahan Takut Diterkam Buaya