FKPMR Gelar Webinar Keterlibatan Daerah Kelola Blok Rokan Bersama Wagub dan DPRD
BUALBUAL.com - Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) dan DPRD Riau, menggelar seminar optimalisasi potensi Wilayah Kerja Migas Rokan bagi masyarakat Riau, Rabu (15/7/2020).
Bertempat di ruang medium DPRD Riau, agenda tersebut juga dilaksanakan secara online yang menghubungkan beberapa narasumber, diantaranya Wakil Gubernur Riau, dan pihak Pertamina.
Ketua FKPMR DR Chaidir, usai seminar mengatakan, bahwa inti dari seminar tersebut adalah ingin mengetahui ketentuan-ketentuan terkait dengan alih kelola Blok Rokan dari PT Chevron ke Pertamina pada tahun 2021.
"Kita mendengarkan langkah-langkah dari SKK Migas yang mewakili pemerintah dan Pemprov Riau. Agar alih kelola ini bisa memberi manfaat yang besar bagi perekonomian daerah. Jangan lagi seperti dulu, keterlibatan daerah sangat minim," kata Chaidir.
Dalam pertemuan tersebut, Chaidir mengatakan bahwa dibahas juga soal Participating Interest (PI) dan B to B, bagaimana meningkatkan tenaga kerja lokal, dan agar BUMD Riau bisa berperan aktif.
"Gubernur kita minta menyiapkan persiapan-persiapan segera untuk mempelajari, menyimak lagi ketentuan-ketentuan, peraturan yang berlaku undang-undang itu, sehingga kita tak ketinggalan. Kan ada batasan satu tahun setelah alih kelola, persiapkan BUMD yang menerima PI 10 persen itu, harus disiapkan dari sekarang. Karena dalam ketentuannya BUMD itu disusun oleh gubernur dan bupati-bupati yang di daerahnya ada hamparan minyak Blok Rokan itu," papar Chaidir.
Tokoh masyarakat Riau, Azlaini Agus menambahkan bahwa untuk mengelola PI 10 persen Blok Rokan tersebut, seharusnya dibentuk BUMD baru, atau bisa juga dengan menunjuk BUMD yang belum pernah mengelola PI 10 persen. "BSP sesuai ketentuan kan tidak bisa lagi mengelola PI 10 persen. Bisa saja ke Riau Petroleum, asal dipersiapkan dari sekarang. Atau bentuk BUMD baru," kata Azlaini.
Ia menjelaskan, seharusnya BUMD yang dibentuk untuk mengambil peluang di Blok Rokan tidak hanya satu. Yang pertama untuk mengelola PI 10 persen, kemudian BUMD yang mengelola bisnis to bisnis (B to B), dan BUMD yang mengelola hilirnya, untuk tenaga kerja.
"Itulah yang kita dorong kepada BUMD kita ayo rebut peluang-peluang itu," kata Chaidir lagi menimpali.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto mengatakan bahwa memang berbicara PI 10 persen, merupakan peraturan perundang undangan yang tinggal Pemprov untuk mengeksekusinya. Kemudian juga terkait jangka panjang perusahaan dalam pendistribusian CSR, DPRD akan support dalam dukungan politis dan normatif.
"Selanjutnya juga, disampaikan FKPMR butuh peraturan yang mengatur, DPRD Provinsi Riau siap untuk menyusun Perda tersebut. Kita ucapkan terima kasih kepada FKPMR yang concern terhadap Blok Rokan yang akan dikelola Pertamina, untuk bisa positif bagi perkembangan kesejahteraan masyarakat Riau," cakapnya lagi.
"Bicara PI 10 persen, pemprov sedang lakukan seleksi dari BUMD yang akan kelola PI 10 persen. Kita minta yang paling penting BUMD mana yang secara manajerial sehat, dan yang punya core bisnis di bidang Migas. Dan tidak boleh ketika sudah mengelola di WK yang satu juga akan mengelola WK yang lain. Jadi intinya, kita kasihlah dulu keleluasaan Pemprov untuk lakukan prises seleksi, BUMD mana yang layak. Jika nantinya gubernur nilai tidak ada BUMD yang layak, ya opsi berikutnya bentuk BUMD baru," tukasnya.

Berita Lainnya
Rapat Paripurna ke-2 DPRD Inhil: Penetapan Pimpinan Baru untuk Masa Jabatan 2024-2029
Hadapi Fase New Normal, Dandim 0314 dan Kapolres Inhil Sosialisasikan Protokol Kesehatan
Hadiri Pelantikan PC PMII Bengkalis, Bupati Ajak Pemuda Aktif Bangun Daerah
Bupati H. Sukiman: Capaian Indeks Pembangunan Meningkat, Torehkan Sejumlah Prestasi Berpredikat
10.751 Spesimen Telah Diperiksa di Lab Biomolekuler RSUD Arifin Achmad
Bupati HM. Wardan Ikuti Wisuda 317 Mahasiswa Unisi ke-XIII Secara Virtual
Dari Kedai Kopi Tak Punya Modal, Punya Semangat! Perjalanan di Balik 9 Tahun BUALBUAL.com
Bupati Kampar Membuka Secara Resmi Muscab X BPC HIPMI Kabupaten Kampar
Gugas Covid-19 Rohil: Guna Memutus Mata Rantai Covid-19, Kesadaran dan Kejujuran ODP Sangat Diharapkan
Rezita Ajak Warga Tumbuh Kembangkan Produk Lokal Jadi Penopang Ekonomi Rumah Tangga Berbasis UMKM Sejahtera
Bupati Bengkalis Kasmarni Dan Rombongan Sambangi Baznas RI Di Jakarta
Bupati dan Wabup Rohil Coffe Morning Bersama Insan Pers