Kasmarni Ucapkan Salam, Horas Mejuah Juah, Zahobu
Warga Batak Titi Antui Dan Balai Raja, Antusias Tetap Dukung Kasmarni, Jadi Bupati Bengkalis
BUALBUAL.com – Calon Bupati Bengkalis nomor urut 3 Kasmarni-Bagus yang diusung oleh Partai PAN, Gerindra, Nasdem, Demokrat dan PBB melaksanakan Kampanye Dialogis diwilayah Kecamatan Pinggir tepatnya di Kelurahan Titian Antui.
Pada saat Kampanye Dialogis di Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir, diwilayah tersebut memang banyak warga dari Suku Batak dan Kasmarni memaparkan program jitunya yang memang menjadi keluhan mereka selama ini.
Pada saat Kampanye Dialogis tersebut Kasmarni menyebutkan Biasanya, warga Batak, khususnya umat Kristiani pasti pusing saat mengurus berkas untuk menikah Kebanyakan masih sangat rumit dalam pengurusan hal tersebut.
“Jadi kedepan, bila saya terpilih jadi Bupati, kita atur agar setiap pasangan yang hendak menikah, minimal seminggu sebelum hari H sudah bisa diuruskan administrasi pernikahannya. Jadi setelah resepsi dan acara adat selesai, surat atau akta pernikahan sudah bisa langsung jadi. Kan lebih simpel,” kata Kasmarni Rabu (7/10).
Dalam hal ini, Disebutkan Kasmarni,bahwa ia bakal berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Pengurus Gereja guna untuk mempermudah sistem pengurusan administrasi untuk masyarakat kita yang besuku Batak.
Selain itu, keberlangsungan giat Sekolah Minggu bagi anak-anak di berbagai Gereja juga disebutnya layak dan wajib mendapat perhatian khusus. Ia menilai bahwa setiap pengajar atau guru sekolah minggu juga sama seperti guru di sekolah, karena sama-sama mengajarkan hal yang baik dan bermoral.
“Bila kami nanti terpilih akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan tujuan mensejahterakan kaum pendidik non akademik,” terangnya.
Kasmarni juga menuturkan keberadaan guru Agama Kristen di berbagai sekolah pun menjadi sorotan. Ia menjelaskan sampai saat ini masih ada sekolah yang belum memiliki guru berlatar pendidikan khusus membidangi pendidikan agama kristen.
“Bahkan ada mata pelajaran agama kristen yang diajarkan oleh seorang guru kristen, tapi berlatar pendidikan berbeda dari materi yang diajarkan. Nah inilah yang akan kita benahi. Kemudian ada juga sistem penilaiannya harus dari Gereja si murid, ini kan repot sistemnya. Kedepan akan kita perbaiki,” imbuhnya.
Dibeberkan Kasmarni, Untuk mewujudkan segala sesuatunya, tentu kita perlu usaha. Makanya, untuk itu pada Tanggal 9 Desember 2020 mendatang kita harus satukan suara.
“Untuk semuanya, Dongan Sahuta, unang lupa pillit nomor tolu (jangan lupa pilih nomor tiga, red). Mauliate! Horas!!, Mejuah Juah, Zahobu" pungkasnya, sambil tersenyum tanda keakraban dengan Warga Batak.

Berita Lainnya
Komisi II DPRD Kuansing Pastikan PT. KTBM Beroperasi Sesuai Regulasi
Masyarakat Tanah Merah Bersyukur, Ferryandi Bantu Bangun Gedung Tahfidz Quran
Ikbal Sayuti Nyatakan Siap Maju di Pilkada Inhil 2023
Misliadi: Orang Melayu Berguru dengan Orang Minang
Usul Mirza Kader Demokrat Hatinya Terpanggil dengan Bocah SD yang Menderita Lumpuh
DPP Golkar Geram! Ahmad Doli Sebut Ricuh DPRD Riau Sangat Memalukan
Menggema, Lagu 'Inhil Madani' Diputar disalah satu Kec Penghujung Inhil Bagian Utara
H Dani Kenang Masa Lalu Saat Bertemu Mahasiswa GMNI dan PMII Inhil
KPU Inhil dan Disdukcapil Perkuat Kerjasama untuk Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada 2024
Akhiri Kampanye di Kabupaten Terluar Riau, Abdul Wahid Bertekad Bangunkan BLK untuk Siapkan Tenaga Kerja Skil
Tim Solid Bunga Rampai Warga Sakai 4 Kecamatan akan Deklarasi Dukung KDI
Paslon Haji Herman-Yuliantini Segera Daftar ke KPU Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil