DPP Golkar Tak Tinggal Diam!
DPP Golkar Geram! Ahmad Doli Sebut Ricuh DPRD Riau Sangat Memalukan
BUALBUAL.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mengecam keras insiden kericuhan yang melibatkan dua kadernya di lingkungan DPRD Riau. Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menilai peristiwa tersebut telah mencoreng nama baik partai sekaligus menurunkan wibawa lembaga legislatif di mata masyarakat.
Kericuhan yang melibatkan Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet terjadi usai rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau pada Kamis (16/7/2026).
Menurut Doli, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam dinamika politik. Namun, perselisihan tidak seharusnya berujung pada keributan yang dipertontonkan di ruang publik.
"Peristiwa itu sangat memalukan. Sebagai anggota dewan, mereka seharusnya menunjukkan kedewasaan dalam menyelesaikan perbedaan pendapat melalui dialog, bukan terbawa emosi hingga terjadi keributan," ujar Doli.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, perselisihan diduga dipicu oleh pernyataan Indra Gunawan Eet saat rapat anggaran yang dinilai menyudutkan Parisman Ihwan. Kondisi tersebut kemudian memancing reaksi emosional hingga situasi memanas.
Meski demikian, DPP Golkar berharap polemik tersebut tidak berlarut-larut. Doli meminta kedua kadernya mengedepankan kepentingan partai dan menghentikan saling menyalahkan.
"Sebagai sesama kader, mereka harus menjaga solidaritas dan nama baik Partai Golkar. Jangan sampai persoalan internal dipertontonkan di depan publik hingga menimbulkan kesan buruk terhadap partai," tegasnya.
Doli juga meminta jajaran DPD Partai Golkar Riau segera memanggil kedua pihak untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Langkah tersebut dinilai penting agar konflik tidak berkembang dan memicu gesekan di internal partai maupun di kalangan pendukung.
Selain itu, DPP Partai Golkar turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Riau, atas kegaduhan yang terjadi di lingkungan DPRD Riau.
Sebelumnya, kericuhan di kompleks DPRD Riau diduga turut melibatkan pendukung dari kedua kubu. Akibat insiden tersebut, sejumlah orang mengalami luka-luka, termasuk petugas keamanan Sekretariat DPRD Riau yang harus mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab dan kronologi lengkap insiden tersebut.

Berita Lainnya
Setelah Iyeth Bustami Hadir di Siak Kecil, Banyak yang Datang ke Posko untuk Jadi Relawan KDI
Tujuh Balon DPD RI Tak Lulus Verifikasi Administrasi
Fenomena Gen Z dan Pilkada Inhil: Apa yang Membuat FERMADANI Menonjol?
Ustadz Suhaidi Menjelajah Kancah Politik Menuju Kursi Bupati Indragiri Hilir
Kampanye Dialogis di Labuh Baru Timur, Amri: Yang Tahu dan Mau Menyelesaikan Masalah Hanya P4TEN
PKB Usul Ambang Batas Capres Diturunkan 10%, Tak Ingin Ada Polarisasi
Rocky Gerung Dukung Bupati Meranti, Dia 'Robinhood' Banyak kepala Daerah di Indonesia yang Terwakili
Maknai Harlah ke-27, PKB Inhil Gelar Bakti Sosial Bersama Lansia di Tembilahan
Rezita Serap Keluhan Pedagang pasar, Secepatnya Akan di Realisasikan Penataan Pasar Rengat
PKB Inhil Siap Tancap Gas! Pengurus Baru Resmi Dikukuhkan, Konsolidasi Besar Dimulai
Hadapi Pemilu 2024, PKB Inhil Akan Lakukan UKK Bacaleg
Sebut Eddy RM Ketua Relawan AKU LE: 7 Partai Politik Siap Dukung Pasangan Lukman Edy - Asri Auzar Di Pilgubri 2018