Pembebasan Ganti Rugi Lahan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang Hampir Selesai
BUALBUAL.com - Dari total panjang jalan tol Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 40 Kilometer (Km), saat ini proses ganti rugi lahannya sudah hampir selesai. Dimana, dari total 40 Km tersebut, sudah selesai pembebasan lahannya sepanjang 33 Km.
Kepala kantor wilayah Badan Pertanahan Nasional Riau, M Syahrir mengatakan, saat ini proses ganti rugi lahan di jalan tol Pekanbaru-Bangkinang juga masih terus berjalan. Dimana untuk jalan tol Pekanbaru-Sumatera Barat dibagi menjadi dua seksi.
"Khusus untuk di Riau, ada dua seksi yakni Pekanbaru-Bangkinang dan Bangkinang-Pangkalan. Untuk seksi Pekanbaru-Bangkinang sudah 90 persen atau 33 Km dari total 40 Km," kata Syahrir, Jumat (8/1/2021).
Selain pembebasan lahan untuk jalan tol Pekanbaru-Sumatera Barat, pihaknya saat ini juga akan memproses untuk pembebasan lahan untuk jalan tol Pekanbaru-Jambi. Dimana pada jalan tol Pekanbaru-Jambi juga dibagi menjadi dua seksi.
"Untuk jalan tol Pekanbaru-Jambi ini ada dua seksi, yakni Pekanbaru-Rengat, Rengat-Jambi. Yang sudah selesai penentuan lokasinya yakni pada seksi Rengat-Jambi," ujarnya.

Berita Lainnya
Masyarakat 2 Desa Ucap Terima Kasih kepada PT ASGD Telah Perbaiki Jalan Sepanjang 3 Km di Bangko Pusako
Kejari Inhil Musnahkan Satu Kilogram Sabu dan Ratusan Kotak Rokok BB Tindak Pidum
Bupati HM Wardan Buka Musda ke VII GOW Masa Bakti 2021 - 2025
Dinkes Pemprov Riau Gelar Vidcon Dengan RS Rujukan Covid 19 Se-Riau
LAMR Riau Dukung Langkah Gubernur Edy Natar Nasution Selesaikan Konflik PT. SIR
Plt Bupati Roby Jalani Malam Nuzulul ke Masjid Baitul Makmur
Untuk Sukseskan Pemilu Serentak 2024, Gubernur Ansar Tekankan Pentingnya Bela Negara
Keterbatasan Fisik Tak Halangi Rosminah Selesaikan Ibadah Haji
Wabup Way Kanan Berharap Peserta PKH Akan Segera Mampu Mandiri
Jelang Iduladha 1446 H, Pemprov Riau Pastikan Stok Hewan Kurban Aman
Riau Masuk Daftar Prioritas Karhutla Nasional, Luas Kebakaran Capai 15.477 Hektare
Bupati Inhil Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Harga Baku Kelapa dan Tolak Wacana Pungutan Ekspor