Nomor 26-27
Mantan Ketum PB HMI dan Istri Dikabarkan Berada dalam Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh
BUALBUAL.com - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) 2016-2018 Mulyadi P Tamsir dikabarkan berada dalam Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jurusan Jakarta-Pontianak yang hilang kontak dengan menara pengawas.
Dalam manifest yang diterima redaksi, Mulyadi yang juga Wakil Ketua Umum DPP KNPI ini bersama istri ada dalam nomor 26-27.
“ Iya benar, Waketum DPP KNPI Mulyadi ada dalam pesawat,” ujar Ketua Umum KNPI Haris Pertama kepada Okezone, Sabtu (9/1/2021).
Haris berharap, semua pihak dapat mendoakan Mulyadi dan istri agar diberi keselamatan.
“Kita berdoa supaya Basarnas dapat menemukan Mulyadi dengan selamat,” sambungnya.
Haris yang juga aktivis HMI ini enggan berspekulasi atas jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu. “Kita tunggu keterangan resmi dari pemerintah saja. Karena pemerintah yang berwenang menyampaikannya,” tutupnya.
Pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJY182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak (lost contact) dengan menara pengawas.
Situs FlightRadar24 menyebut pesawat berpenumpang 59 orang itu kehilangan ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit.
"Penerbangan Sriwijaya Air # SJ182 kehilangan ketinggian lebih dari 10 ribu kaki dalam 1 menit, sekitar 4 menit setelah keberangkatan dari Jakarta," tulis FlightRadar24 dalam Twitternya dikutip Okezone.
Dari situs FlightRadar24, pesawat Sriwijaya Air sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki. Mendadak, ketinggian berubah menjadi 8.950 kaki, turun ke 5.400 kaki, hingga terakhir terpantau di 250 kaki. Setelah itu, pesawat hilang kontak.
Sementara itu, Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air, Theodora Erika mengatakan, sampai saat ini masih terus melakukan kontak dengan berbagai pihak guna mendapatkan informasi lebih rinci terkait penerbangan "Management masih terus berkomunikasi dan menginvestigasi hal ini dan akan segera mengeluarkan pernyataan resmi setelah mendapatkan informasi yang sebenarnya,” ujarnya.

Berita Lainnya
Kejam!! Sudah 12 Tahun Bekerja, Buruh di PT Ayam Mas Rohil di PHK Lewat WhatsApp
Ini Penyebab Kabag Umum dan Kehumasan Setwan DPRD Kepri Laporkan Oknum Wartawan ke Polisi
Manajemen PT Indolatek Lamteng Diduga Gelapkan Uang Hasil Jual Getah Karet Petani
Kasus Pemalsuan Surat Terus Berlanjut, Polda Kepri Lakukan Konferensi Pers
Tanah Longsor di Kuala Enok Merusak 7 Unit Rumah Warga
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Mangga Ilegal Demi Lindungi Pertanian Lokal
Adu Tabrak di Pangkalan Lesung Pelalawan, Gran Max Vs Truk Hino, 1 Orang Tewas
Diduga Curi Aliran Listrik, Pihak PLN Kotabumi Akan Panggil Pihak Dinas Terkait
IMM Riau mengecam keras dugaan tindakan represif Oknum Aparat saat aksi demonstrasi di DPRD Riau
Kecelakaan Maut di Kilometer 86, Ambulans Tabrak Toyota Land Cruiser, Dua Korban Jiwa
Kecelakaan Pekerja di PT LIP Mesuji Diduga Langgar UU Ketenagakerjaan dan Menuai Protes Karyawan
IWO Rohil Nilai Pelapor Salah Alamat, Polisikan Wartawan Dengan Pasal Karet