Program BBM Satu Harga, Abdul Wahid Minta Daerah 3T yang Harus Diprioritaskan
BUALBUAL.com - Anggota Komisi VII DPR RI H. Abdul Wahid meminta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) memperioritaskan program BBM satu harga di daerah terluar, tertinggal dan terpencil yang diprioritaskan.
Hal itu sampaikan Abdul Wahid saat rapat dengan kepala BPH Migas Panshurullah Asa di ruang Komisi VII komplek DPR RI di Jakarta, Rabu (27/1/2021).
"Saya meminta kepada BPH Migas agar memperioritaskan Program BBM Satu Harga di daerah terluar, tertinggal dan terpencil," jelas Ketua DPW PKB Riau ini.
Wahid juga menegaskan bahwa daerah-daerah kategori 3T (Terluar, Tertinggal dan Terpencil) itu tidak hanya di Indonesia Timur, di Sumatera juga banyak.
"Daerah dengan kategori 3 T tidak hanya di Indonesia Timur, tetapi di Sumatera juga banyak," tegas Wahid.
Wahid juga bercerita pengalamannya pernah kehabisan minyak selama 2 jam di laut.
"Kepulauan Meranti dan Bengkalis sudah mengajukan program BBM satu harga. Pengalaman saya pernah kehabisan minyak dilaut kepualauan meranti, setelah 2 jam baru mendapatkan bantuan," cerita Wahid.
Selain soal BBM satu harga dalam rapat tersebut Wahid juga menyarankan agar Komisi VII memberikan penguatan kepada BPH Migas, khususnya dari sisi penggunaan anggaran.
"Saya juga menyarankan pimpinan, agar BPH Migas diberikan penguatan kelembagaan termasuk penggunaan anggaranya, melalui revisi UU No. 22 tahun 2001 tentang Migas," tutup Wahid.

Berita Lainnya
Suami dari Demokrat Istri dari Golkar, Pasutri Ini Resmi Jadi Anggota DPRD Riau Serta Peraih Suara Tertinggi
Dani M Nursalam Melenggang Menuju Kursi DPRD Riau, Tembus Angka 25.000 Suara
Listrik Sering Mati, Dewan Inhil Panggil PLN Pinta Berikan Hak Kompensasi Pada Konsumen
Awali Reses, Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha serap Aspirasi Warga Balik Alam
Motor Pegawai honorer DPRD Lampura Digondol Maling
Proyek Mubazir di Gedung DPRD Riau Ini Gunakan Anggaran Tidak Rasional, Wakil Rakyat Gerah
Komisi IV DPRD Bengkalis, Sambangi Dinas Sosial Kota Payakumbuh, Sharing Terkait Dana KUBE
Ketua DPRD Riau Tidak Hadir Saat Gelar Rapat Paripurna Raperda APBD
Rencana Penambahan Penyertaan Modal BRK Dipending, DPRD Riau Pinta Lakukan Kajian Dahulu
Turun Ke Lokasi 'Abdul Wahid' Kaget, Miliki HGU 83 Ribu Hektar, PT THIP Hanya Berikan CSR Beasiswa Untuk 12 Orang
Anggota DPRD Riau: Abdul Wahid Ungkapkan Kekecewaannya Terhadap PLN yang Seenaknya Matikan Lampu Dibulan Ramadhan
Wabah Virus Corona Mengancam, DPRD Riau Minta Pemprov Liburkan Sekolah dan Kampus