Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Hadiri Peresmian Layanan "Alarm Center" Salah Satu RS di Pekanbaru, Kapolda Riau : Kolaboratif Menjadi Hal Penting
BUALBUAL.Com - Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal menekankan kolaborasi stake holder untuk membantu masyarakat. Hal itu dikatakan saat menghadiri peresmian “alarm center” salah satu rumah sakit terkemuka di Pekanbaru pada Kamis (17/2/2022).
Pada acara yang turut dihadiri Asisten 1 Provinsi Riau, CEO RS Awal Bros, Para Direksi, para Dokter Spesialis tersebut, Irjen Iqbal menyampaikan salam Together We Are Strong. Iqbal mengajak semua pihak berkolaboratif dan semua harus beroriantasi kepada kepentingan rakyat.
“Sistem demokrasi ini harus dijawab dan kita harus mengetahui kepentingan masyarakat, apabila masyarakat ingin maka layani dan sembuhkan. Mari kita kolaboratif untuk menjawab dan merespon sudut pandang masyarakat,” ujarnya.
“Semua urusan menjadi urusan kepolisian, Polisi hari ini adalah Polisi modern yang pendekatannya juga modern, menggugurkan semua jabatan dan kepangkatan untuk kepentingan masyarakat,” lanjutnya.
Dirinya mengapresiasi adanya alarm center yang dibuat oleh awal bros demi kepentingan masyarakat.“Negara harus hadir secepat-cepatnya untuk masyarakat, semua berkolaborasi. Saya harus dapat mengantisipasi dengan quick respon dan kolaborasi sistem yang lain. Polda Riau akan mensupport kerja kolaborasi ini, dengan gerak cepat, semua daya upaya untuk kepentingan masyarakat,” tuturnya.
CEO RS Awal Bros Ir.Arfan Awaloeddin, MARS mengatakan alarm center yang diresmikan merupakan wujud implementasi dari pelayanan yang sangat di butuhkan saat ini.
“Banyak kasus keadaan daurat, begitu sampai rumah sakit sudah meninggal, ini harus kita cegah semaksimal mungkin salah satunya dengan adanya terobosan alarm center ini,” ujarnya.
Sementara itu Prof. Dr. dr. Aryono D Pusponegoro., Sp.B KBD meyakini dengan adanya pelayanan ini, masyarakat akan lebih mudah dalam mendapatkan pelayanan.
“Cuman 9 Persen yang bisa kerumah sakit menggunakan ambulance, 30,9 % menggunakan bajaj/angkutan umum dan juga banyak menggunakan kendaraan pribadi,” ujarnya.
Menurutnya ada 3 penyakit yang tidak boleh mati, yaitu kecelakaan, serangan jantung dan stroke yang apabila cepat ditangani pada 2 jam pertama.

Berita Lainnya
Wujudkan Desa Mandiri Benih, Kapolres Bintan Panen Padi Bersama di Desa Sri Bintan
Penyelundupan Ratusan Handphone hingga Laptop serta kamera Ilegal dari Batam Berhasil Digagalkan Polres Inhil
Polsek Tanjungpinang Kota bersama TNI dan Satpol PP Lakukan Patroli Protkes di Ruang Publik
Dandim 0619/Pwk Bagikan Formula BIOS 44 DC kepada Petani dalam Peringati HMPI dan HUT Korpri ke-51
Soirah Senang, Rumahnya akan Terang
TNI AL Tanjung Balai Karimun Sambut HUT RI ke-75 dengan Dzikir dan Doa Bersama
Truk Pembawa Material Silih Berganti Masuk Jalan TMMD
Disela - sela Jam Istirahat, Satgas TMMD Tapin Terus Jalin Komsos Bersama Warga
Domang dan Tari Jadi Maskot Color Run Polres Inhu, Ribuan Warga Antusias
Cuaca Gerimis, Satgas TMMD Kodim HST Tetap Semangat
Danlanud RHF Serahkan Kazenering dan Renovasi Mess Wanita Angkatan Udara
Hari ke 11 Operasi Keselamatan Krakatau 2023, Satgas Gakkum Berikan 811 Teguran