Genting! 8.034 Orang di Riau Terjangkit HIV/AIDS, Pekanbaru dan Bengkalis Paling Banyak
BUALBHAL.com - Berdasar data Dinas Kesehatan Provinsi Riau per Oktober 2022, jumlah kasus Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Bumi Lancang Kuning capai 8.034 kasus.
Kasus paling tinggi ada di Kota Pekanbaru, yaitu 4.730 orang terkena. Selanjutnya diikuti Bengkalis sejumlah 721 kasus. Sementara kasus paling rendah ada di Kuansing, yaitu 81 kasus.
Berkaitan tingginya angka penyebaran HIV/AIDS ini, Wakil Gubernur Riau (Wakil gubernurri) Edy Natar Nasution memberi warning. Dia mengingati anak muda harus siaga dan dapat jaga diri supaya terbebas dari virus membahayakan itu. Ucapnya, penyakit ini bisa menghancurkan masa datang dan mimpi beberapa pemuda.
"Penebaran HIV/AIDS benar-benar hebat, jika kita tidak siaga dan tidak berhati-hati, maka terperosok," terang Wakil gubernurri, Sabtu, (31/12/2022) malam.
Diterangkan Edy, penebaran HIV/AIDS makin bertambah di tanah air, khususnya di Propinsi Riau. HIV sebagai virus yang serang mekanisme ketahanan tubuh seorang hingga bisa lemahkan kekuatan badan untuk menantang infeksi dan penyakit.
"HIV/AIDS sekarang ini benar-benar hebat di Kota Pekanbaru, banyaknya beberapa ribu, karena itu harus siaga," tegas Edy Nasution.
Virus ini bisa menyebar ke barisan mana saja terhitung barisan remaja atau anak muda yang masih rawan dalam penyebaran HIV.

Berita Lainnya
Rapid Tes 32 Orang Penyelenggara Bagi-Bagi Takjil Gratis, Hasilnya Negatif
Dinkes Inhil Himbau Masyarakat Sukseskan PIN Polio 2024
Peringati HKN ke-59, Dinkes dan PMI Inhil Laksanakan Aksi Donor Darah
Hari Ini Kasus Baru Covid-19 Riau Sebanyak 133 Orang
Sindrom Lennox Gastaut pada Anak Usia 3-5 Tahun: Begini Pesan Penting dari Dinkes Inhil Kepada Masyarakat
Hj Septina Bersama YPKR Inhil Sosialisasikan Perda Nomor 4 Tahun 2020
Kukuhkan Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting Se Kec Mandah, Bupati berharap Sinergitas dan Komitmen Seluruh Elemen Masyarakat
Kadiskes Inhil Menghadari Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan APBD Tahun 2023
Khawatir Corona Meningkat, Jubir: Perketat Sarat Bepergian
Menuju Eliminasi 2030, Dinkes Inhil Hadiri Pertemuan Pengendalian Terhadap Pencegahan dan Pengendalian ATM
Dibanding Kemarin: ODP Dalam Proses Pemantauan di Kabupaten Bengkalis Turun 4,65 persen
Dahri Iskandar: Kaum Milenial Milik Peran Besar Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19