Polda Lampung Limpahkan Kasus Tipikor Project JL Ir Sutami ke Kejati
BUALBUAL.com - Subdit III Tipidkor Direktorat Reserse Kriminil Khusus Polda Lampung limpahkan kasus sangkaan Tindak Pidana Korupsi pengerjaan kontruksi preservasi rekontruksi Jalan Prof Ir Sutami - Sribowono - Sp Sribowono TA 2018-2019.
Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus lewat Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad telah verifikasi dengan Direktur Kriminil Khusus Kombes Pol Arie Rachman, benarkan ada penyerahan tahapan II tujuannya kasus yang sudah di proses oleh penyidik telah komplet oleh kejaksaan dan dengan dikeluarkan P21 seterusnya penyidik kewajiban memberikan terdakwa dan tanda bukti ke Kejaksaan.
Pandra menerangkan jika penyerahan itu dikerjakan di hari Rabu tanggal 4 Januari 2023, berada di Kantor Pidsus Kejati Lampung yang diterima langsung oleh Aspidsus Kejati Lampung dan JPU.
"Tanda bukti yang ikut dilimpahkan ke Kejati yakni, tanda bukti document dan electronic, dan uang sejumlah 10 Milyar ditambahkan 100 juta rupiah," Kombes Pandra, Rabu (04/1/2023).
"Awalnya, Direktorat Kriminil Khusus Polda Lampung sukses ungkap kasus Tindak Pidana Korupsi tugas kontruksi preservasi rekontruksi Jalan Prof Ir Sutami -Sribowono - Sp Sribowono TA 2018-2019, dengan tersangka 4 orang terdakwa yaitu BWU (Direktur PT Usaha Remaja Mandiri), HW (Komisaris PT Usaha Remaja Mandiri), SHR (Petinggi Pembikin Loyalitas (PPK) Awal), RS (PPK Alternatif)," tutur Pandra, Rabu (04/1/2023).
"Modus operasi beberapa terdakwa yakni mereka kurangi volume tugas dan pemakaian material Aspal yang tidak sama sesuai detail yang ada pada kontrak," jelasnya.
Urutan awalnya peristiwa jika pada tahun bujet 2018 - 2019 Kementerian PUPR Dirjen Bina Marga Balai Besar Penerapan Jalan Nasional V Satker penerapan jalan nasional daerah I provinsi Lampung ada melaksanakan penyediaan barang / jasa pada tugas konstruksi preservasi rekonstruksi Jalan Prof Dr Ir Sutami - Sribawono - Sp. Sribawono (Pn) Dengan Nilai Kontrak Sejumlah Rp. 143.050.500.000,- Selanjutnya Diadendum jadi Rp. 147.533.500.000 yang ditangani oleh PT Usaha Remaja Berdikari.
"Atas tindakan beberapa terdakwa, diancam dengan pasal 2 atau asal 3 UU RI No 31 tahun 1999 mengenai pembasmian Tindak Pidana Korupsi seperti diganti dengan UU RI No 20 tahun 2001 mengenai peralihan atas UU RI No 31 tahun 1999 mengenai pembasmian Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) Ke 1 Jo Pasal 56," tutupnya.

Berita Lainnya
Vaksinasi Gratis Untuk Masyarakat Sukses Digelar Polsek Rengat Barat
Kapolda Lampung Ikuti Istigosah Kubra dalam Rangka Peringati Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw 1444 H
Danlanal Batam Resmikan Pos Pengamat Pulau Panjang Batam
Satlantas Polres Tulang Bawang Gelar Rapid Tes Swab Antigen di Pool Damri
Kapolres Lampung Utara Apresiasi Pilkades Serentak Berjalan dengan Aman dan Lancar
Sulap Sabut Kelapa Jadi Bernilai! Mahasiswa KKN UNRI Ajak Warga Tembilahan Hulu Kuasai Teknologi Ramah Lingkungan
Cegah Omicron, Kapolri Minta Percepatan Booster Hingga Akselerasi Vaksinasi Lansia-Anak
Ajak Bijak Kelola Sampah, Satgas TMMD Bintan dan DLH Lingga Gelar Penyuluhan Lingkungan Hidup
Kasdim Inhil Sampaikan Pesan Panglima TNI soal Disiplin dan Media Sosial
Polres Lampung Utara Gelar Apel Pasukan Ops Keselamatan Krakatau 2021
Tanggap Bencana Prajurit Korem 063/SGJ Bantu korban bencana banjir di Purwakarta
Satlantas Polres Inhu Pasang Spanduk Imbauan Operasi Zebra Lancang Kuning 2024