Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Wabup Yuliantini Turun Langsung, Selamatkan Tiga Anak di Desa Pekan Tua dari Ancaman Putus Sekolah
BUALBUAL.com - Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, S.Sos., M.Si kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan. Ia turun langsung ke Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, untuk membantu tiga anak yang terancam putus sekolah akibat persoalan administrasi kependudukan dan keterbatasan ekonomi.
Ketiga anak tersebut, Umi Epitasari 7 tahun, Muhammad Aidil 9 tahun, dan Humairoh S 11 tahun sebelumnya tidak dapat melanjutkan pendidikan formal karena belum memiliki dokumen kependudukan yang lengkap. Situasi diperparah oleh kondisi ekonomi keluarga yang memprihatinkan, sehingga semakin menyulitkan mereka untuk mengakses pendidikan.
Menanggapi laporan dari warga dan perangkat desa, Wakil Bupati Yuliantini segera bergerak cepat. Didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Inhil Abdul Rasyid dan perwakilan dari Disdukcapil, Ia melakukan kunjungan langsung ke lokasi.
Dalam kunjungan tersebut, Wabup berdialog langsung dengan keluarga anak-anak, pihak sekolah, koordinator wilayah pendidikan, serta aparatur desa. Ia juga langsung mengoordinasikan solusi bersama Disdukcapil dan Dinas Pendidikan agar ketiga anak tersebut segera dapat mengenyam bangku sekolah.
“Tidak boleh ada anak di Inhil yang putus sekolah hanya karena masalah administrasi atau ekonomi. Pemerintah harus hadir dan memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikannya,” tegas Yuliantini.
Respon cepat dari Wabup ini disambut penuh haru oleh keluarga dan warga setempat. Berkat koordinasi lintas sektor, permasalahan administrasi berhasil diselesaikan di tempat, dan bantuan sosial pun langsung disalurkan untuk meringankan beban keluarga.
Aksi nyata ini dinilai sebagai bukti kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memiliki komitmen terhadap pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, tanpa memandang status sosial masyarakat.
Yuliantini juga mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang. Ia meminta Dinas Pendidikan, Disdukcapil, serta pihak desa dan sekolah untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menangani berbagai persoalan pendidikan di lapangan.
Aksi nyata ini dinilai sebagai bukti kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memiliki komitmen terhadap pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, tanpa memandang status sosial masyarakat.
Yuliantini juga mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang. Ia meminta Dinas Pendidikan, Disdukcapil, serta pihak desa dan sekolah untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menangani berbagai persoalan pendidikan di lapangan.
“Kita tidak boleh menunggu anak-anak datang ke kita. Pemerintah harus lebih proaktif dan tanggap terhadap masalah-masalah seperti ini,” ujarnya.
Langkah cepat dan responsif Wakil Bupati ini menjadi harapan baru bagi keluarga kurang mampu di Indragiri Hilir, bahwa mereka tidak sendiri dalam memperjuangkan masa depan anak-anaknya.

Berita Lainnya
Persedian Menipis, Pemko Pekanbaru Ajukan Penambahan 2.000 Rapid Test ke Pemprov Riau
PKB: Langkah Prabowo Bantu Gaza, Bukti Komitmen Indonesia Junjung HAM
Bupati Inhu Hadiri Acara Kunjungan Kerja Komisi XI DPR RI Propinsi Sumatera Utara
Sertijab Ka Lapas Narkoba Kelas II A Tanjungpinang
Gubri Syamsuar Serahkan 660 SK PPPK Tenaga Pendidik se-Kabupaten Rohul Formasi 2022
Forum LLAJ Inhu Bahas Rekayasa Lalu Lintas MTQ Provinsi Riau ke-41
Gebyar Muharram, Gubernur Tekankan Pentingnya Pertumbuhan Iman dan Taqwa
Ibu Mertua Kabag Prokopim Berpulang, Bupati Kasmarni Sampaikan Belasungkawa
Wali Kota Herman HN Dipolisikan, Hina dan Ancam Pecah Pala Wartawan
Hadiri Peresmian Kantor FPII Bintan, Ini Harapan Plt Kadis Kominfo
Dinas TPH Rohul Salurkan Benih Padi Bersertifikat Varietas Infari 33 Kepada Kelompok Tani di Desa Pasir Jaya
Kades Muara Dilam : Terima Kasih Pak Dewan dan Kadis PUPR Rohul