Pemdes Penuba Bagikan Takjil di Depan Kantor Desa, Tumbuhkan Semangat Berbagi di Bulan Ramadhan
BUALBUAL.com - Kepala Desa Penuba, Safri, bersama istri dan perangkat desa lainnya, membagikan takjil di depan kantor Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, pada Selasa (25/03/2025).
Sebanyak 200 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintasi jalan di depan kantor desa.
Kegiatan ini disambut hangat oleh masyarakat sekitar, berlangsung dengan tertib dan nyaman. Kepala Desa Penuba mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kekompakan perangkat desa dan mendapat dukungan penuh dari dirinya.
"Kegiatan pembagian takjil ini bertujuan untuk saling berbagi dan mengharapkan keberkahan selama bulan suci Ramadhan," ujar Kepala Desa Penuba.
Ia juga mengajak perangkat desa untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan agar kegiatan berbagi takjil dapat mempererat tali persaudaraan di kalangan masyarakat.
Salah seorang warga Desa Penuba, Suryadi, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Kepala Desa dan perangkat desa dengan membagikan takjil kepada warga sekitar. "Diharapkan dengan adanya acara berbagi takjil ini, Desa Penuba mendapat lindungan dan keberkahan bagi masyarakat di wilayah sekitarnya," harapnya.

Berita Lainnya
Bupati HM Wardan Pimpin Rapat Evaluasi Pemebelajaran Tatap Muka Tahap II
HM Wardan Hadiri Sosialisasi Pedoman Penyusunan APBD 2021, Ada 7 Prioritas Pembangunan
Bupati Kampar Sambil Selvi menyerah kan Bansos kepada Warga desa sawah
Ini Tahapan Jelang DCT, Partai masih Memungkinkan Ganti Bacaleg
Pemkab Inhil Buka Rekrutmen CPNS, Silakan Cek Jadwal dan Formasinya di Sini
Tahun Ini, Pemprov Riau Bangun Empat Jembatan Gantung di Kampar
Ridwan Kamil Resmi Lantik 2 Pasangan Bupati
11 Daerah di Riau Tetapkan Siaga Darurat Karhutla, Kuansing Belum Menyusul
Disdagtri Inhil Imbau Pedagang Tak Bangun Lapak Sementara Sebelum Hasil Forensik Keluar
Pemprov Riau Dirikan Enam UPT Jalan dan Jembatan di Riau
Capaian Vaksinasi Covid-19 Inhu 14 November 2021
Dua Tahun Riau tak Dapat Anggaran Komunitas Adat Terpencil dari Pusat