Anggota DPR RI Syahrul Aidi Bawa BWS Sumatera III Cek Kerusakan Tebing Sungai Kampar
BUALBUAL.com - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr. H. Syahrul Aidi Maazat, Lc, MA, melakukan kunjungan kerja dengan memboyong jajaran Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III untuk meninjau 11 titik rawan longsor di sepanjang aliran Sungai Kampar Kanan, Kabupaten Kampar, Riau.
Peninjauan ini merupakan respons atas kerusakan tebing sungai yang terjadi pascabanjir beberapa waktu lalu. Kerusakan tersebut dinilai membahayakan permukiman warga, fasilitas umum, dan akses jalan di sejumlah titik.
Syahrul Aidi didampingi langsung oleh Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Sumber Daya Air (Satker PJSA) BWS Wilayah III Sumatera, Muhammad Efendi. Kegiatan dimulai dari Desa Alam Panjang, Kecamatan Rumbio Jaya, yang menjadi titik awal identifikasi kerusakan tebing sungai.
Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Kecamatan Kampa dengan mengunjungi Desa Sungai Tarap, Desa Tanjung Bungo, dan Desa Koto Perambahan. Di wilayah ini, sejumlah tebing sungai terlihat tergerus aliran air dan berpotensi longsor jika tidak segera ditangani.
Di sana, Syahrul Aidi dan tim meninjau kondisi tebing sungai di wilayah Pulau Permai, Desa Aur Sati, dan Desa Pulau Luas.
Selama kegiatan, anggota DPR RI asal Riau ini juga menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat setempat untuk mendengar langsung keluhan dan aspirasi mereka.
“Ini bukan sekadar masalah infrastruktur, tapi soal keselamatan warga. Kalau tidak segera ditangani, longsor bisa mengancam rumah, jalan desa, dan fasilitas umum lainnya,” ujar Syahrul Aidi.
Ia menegaskan akan membawa hasil peninjauan ini ke pusat guna mendorong percepatan program penanganan tebing sungai yang rusak melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan BWS.
Syahrul juga mengapresiasi kehadiran pihak Balai Sungai yang turut terjun langsung ke lapangan. Ia berharap langkah ini menjadi awal dari realisasi cepat terhadap usulan-usulan penanganan longsor di sepanjang Sungai Kampar.
"Kami tidak ingin hanya datang dan melihat. Tujuan utama kami adalah mendorong aksi nyata dari pemerintah pusat. Dengan kolaborasi yang kuat, kami yakin masalah ini bisa segera ditangani," tambahnya.

Berita Lainnya
MTQH ke-10 Tingkat Kabupaten Lingga Sukses Digelar di Kecamatan Selayar, Ini Pesan Bupati Nizar
Pembangunan Terwujud, Warga Kelurahan Sungai Piring Ucapkan Terima Kasih Ke Srikandi Golkar Hj Septina Primawati
DJPb Riau Catat Pendapatan Hingga Rp34,38 Triliun, Sumber Penerimaan Tertinggi dari Pajak
Muflihun Ungkap Penyebab Utama Banjir Pekanbaru
Layanan Riau Mendengar Terima Berbagai Aduan Masyarakat Terkait Covid-19
Menkes Setujui dan Keluarkan Keputusan, Bengkalis Juga Wajib Laksanakan PSBB
Muliardi Tegaskan Pentingnya Pemantauan Kesehatan Jemaah di Makkah
Dukung Kegiatan MTQ ke-42 di Dumai, Pemkab Inhil Ikut Ramaikan Pawai Taaruf
Optimis, GOR berstandar nasional Pematang Reba akan bermanfaat bagi masyarakat
Pemkab Inhil Usulkan 4.028 Tenaga Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu
Jembatan Retak dan Penyangga Patah di Desa Bente, PUPR Akan Lakukan Investigasi
Plt Bupati Bintan Hadiri Rakor Bersama KPK RI