Hoaks Kebakaran Rumah Dinas Gubernur Riau Viral, Ini Penjelasan Resmi Pemprov
BUALBUAL.com - Menanggapi pemberitaan mengenai kebakaran di Rumah Dinas Gubernur Riau Abdul Wahid, Pemerintah Provinsi Riau menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar.
"Tak benar Informasi yang disebarkan hoaks tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya," kata Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Riau, Ikhwan Ridwan, Jumat (18/7/2025).
Dikatakan Ikhwan Ridwan, asap yang mengepung bagian depan Rumah Dinas Gubri yang berada di Jalan Diponegoro tersebut berasal dari kendaraan yang berada pagar masuk.
"Ada mobil rusak dan mengeluarkan asap. Posisinya tepat di pagar masuk Rumah Dinas Gubernur. Dari foto yang beredar hanya memperlihatkan bagian asapnya saja, tidak dengan mobil rusak itu," ungkapnya.
Ikhwan Ridwan mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam mengelola Informasi yang beredar di sosial media dan tidak terprovokasi dengan Informasi yang berpotensi merusak citra pemerintah.
"Masyarakat harus lebih teliti dalam mengelola informasi. Jangan sampai termakan hoaks, harus lebih bisa menelaah mana informasi yang benar dan mana yang tak benar," pungkasnya.

Berita Lainnya
Riau Akan Perluas Lahan Pangan Sekitar 50.000 Hektar
Pesan Nizar pada Wisuda Tahfizd, Jaga dan Tingkatkan Hafalan Al-Quran
Gubri Abdul Wahid dan Rusli Zainal Kunjungi Asrama Mahasiswa Indragiri Hilir di Yogyakarta, Berikan Motivasi dan Dukungan
Kontak Erat dengan Tuan NC, Bayi 10 Bulan di Kota Pekanbaru Tertular Covid-19
Pemprov Terima WTP, BPK Berikan Catatan Untuk Sejumlah OPD
Relokasi TNTN: AMMP Minta Waktu 7x24 Jam, Gubernur Tawarkan Sebulan untuk Jalan ke Istana
Kontak Erat dengan Tuan NC, Bayi 10 Bulan di Kota Pekanbaru Tertular Covid-19
Dirjen PHU Pastikan Proses Pemvisaan Jemaah Haji Sudah Ditutup
Paripurna tingkat ll dan Tingkat l Raperda APBD 2022 Atas 5 Raperda Tubaba
Prajurit Terbaik Kodim 0314 Inhil Diberangkatkan ke Papua
Gubernur Ansar Kukuhkan Hj. Dewi Kumalasari Sebagai Bunda Literasi Kepri
Hadir Pembukaan MTQ XXIX Kec Gaung, Datuk Asmadi: Adat Takkan Hilang, Selama Syarak Dijunjung dan Kitabullah Dimuliakan