Aktivitas Tambang Ilegal di Kritang Bebas Berjalan, Warga Resah Terkena Debu
BUALBUAL Indragiri Hilir – Tambang Galian C jenis batuan andesit yang berlokasi di Desa Kritang, Kabupaten Indragiri Hilir (INHIL) diduga beroperasi tanpa izin resmi dari pemerintah. Aktivitas tambang ini berjalan bebas tanpa hambatan dari aparat penegak hukum dan diduga kuat menyuplai limbah debu yang mengganggu lingkungan sekitar.
Menurut pengawasan lapangan, tambang ini telah beroperasi selama dua bulan terakhir. Pemilik tambang tersebut, yang dikenal bernama Anto Sorong, adalah pemuda warga setempat.
Pernyataan ini disampaikan oleh Firdaus, pengawas tambang, saat media melakukan konfirmasi langsung di lokasi pada Kamis, 18 September 2025.
“Aktivitas ilegal seperti ini jelas merugikan masyarakat dan negara. Jika penegak hukum tidak segera bertindak, maka dampak negatif akan terus berlanjut,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Lebih memprihatinkan, limbah debu dari aktivitas tambang ini setiap hari menyebar hingga ke lingkungan sekolah SMP Negeri 2 yang berjarak tidak jauh dari lokasi tambang. Hal ini sangat merugikan proses belajar mengajar serta kesehatan para pelajar dan masyarakat sekitar.
Tim media kemudian melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian sektor Kemuning. Kanit Reskrim Polsek Kemuning, Ipda Ahmad Siregar, menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan ini.
“Saya baru bertugas di sini. Besok kami akan melakukan peninjauan lapangan untuk mencari bukti-bukti terkait dugaan aktivitas ilegal ini,” kata Ipda Ahmad Siregar kepada media.
Masyarakat berharap agar aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas tambang ilegal tersebut demi menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan warga sekitar.

Berita Lainnya
Zuhardi Siap Jual Ginjal untuk Mengetuk Hati Pemangku Negeri
Warga Kelurahan Tanjung Aman Lampura Keluhkan Adanya Potongan PKH
Karaoke Paradise Masih Buka, Tim Gabungan Satpol PP Inhil Amankan 1 Pasangan Diduga Bukan Suami Istri
Akun PTK Seorang Guru di Lampura Diduga Diblokir Pihak Yayasan Tanpa Alasan yang Jelas
Lengan Warga Kaunsing Luka, Diterkam Buaya saat Mandi di Sungai
Menelan Hingga 700 Juta Lebih, Pembangunan Balai Desa Pekonmon Pesibar Belum Juga Selesai
Pembangunan Pelabuhan Menguras Anggaran Negara, Mobil Dinas telah menjadi Rongsokan
Dari Memadamkan Api hingga Trauma Healing, Polwan Polda Riau Hadir untuk Warga Terdampak Karhutla
Tinggalkan Mobil saat Cari Bengkel karena Ban Bocor, Dana BOS SD N 08 Bungaraya Siak Rp84 Juta Raib
Di Hari Jum'at, Masjid Al-Huda Tembilahan Diteror OTK, Siapa Pelakunya?
KOMPAK Riau Kecam Langkah Sekolah di Inhil Yang 'Keluarkan' Siswanya Hanya Karena Tidak Kerjakan Tugas Daring
Soroti Pengelolaan Dana Umat, HMI Pelalawan Ultimatum Polres Tuntaskan Kasus Z Park