LAMR Inhil Angkat Suara, Aktivitas di Pantai Solop Dinilai Langgar Adab dan Norma Melayu
BUALBUAL.com - Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) dan Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) angkat bicara terkait aktivitas keramaian yang terjadi di Pantai Solop dan dinilai telah melanggar norma adab, kesopanan, serta nilai-nilai adat istiadat Melayu.
Ketua DPH LAMR Inhil, Datuk Seri Asmadi, SH, menegaskan bahwa setiap ruang publik di daerah Melayu harus tetap berlandaskan pada nilai budaya, agama, dan kearifan lokal yang telah lama dijunjung tinggi oleh masyarakat.
“Kami sangat menyayangkan apabila ada kegiatan atau perilaku di ruang publik yang tidak mencerminkan adab dan kesopanan sesuai dengan nilai-nilai Melayu. Negeri ini dikenal dengan marwahnya sebagai negeri beradat dan beragama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MKA LAMR Inhil, Datuk Seri Muammar Khadafi, menilai bahwa fenomena tersebut harus menjadi perhatian serius dan ditindaklanjuti secara konkret oleh seluruh pihak terkait.
“Adat Melayu sangat menjunjung tinggi nilai kesantunan, etika, dan norma sosial. Jika hal-hal yang melanggar itu dibiarkan, maka dikhawatirkan akan merusak tatanan nilai yang selama ini kita jaga bersama,” tegasnya.
Ia juga menambahkan pentingnya langkah tegas dari pemerintah dan penyelenggara kegiatan.
“Kami meminta adanya evaluasi dan pengawasan secara menyeluruh terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali di kemudian hari,” tambah Datuk Seri Muammar Khadafi.
LAMR Inhil juga meminta kepada pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera melakukan pembenahan, pengawasan, serta penertiban terhadap aktivitas di lokasi wisata, agar tetap berjalan sesuai dengan norma yang berlaku.
“Kami mendorong adanya langkah konkret, baik berupa regulasi, pengawasan lapangan, maupun pembinaan kepada masyarakat dan pelaku kegiatan. Ini penting agar kejadian serupa tidak terulang,” tambah Datuk Seri Asmadi.
Selain itu, LAMR Inhil mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga marwah daerah dengan tetap menjunjung tinggi nilai adat, budaya, dan agama dalam setiap aktivitas, khususnya di ruang publik.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga negeri ini tetap beradab. Mari kita rawat bersama nilai-nilai luhur Melayu sebagai jati diri daerah,” tutup Datuk Seri Muammar Khadafi.

Berita Lainnya
Golkar Inhil Resmikan Kepengurusan DPC Al-Hidayah sebagai Langkah Penguatan Organisasi
Peduli Covid-19, Pemuda Kreatif Enok Inhil Berbagi Makanan dan Takjil untuk Masyarakat
PT .TPP Bantu Masyarakat Pemuda dalam Membangun Kreativitas Ekonomi
Soal Demo di Kejati Riau, Taufik Tambusai: Aksi Itu Sudah Tidak Santun, Hargai Kami, Jangan Pancing Perpecahan
Pemuda Bergerak, Daerah Bangkit! HIPPMA INSEL Tegaskan Arah Baru Percepatan Pemekaran Indragiri Selatan
Peduli Anak-anak, H Ikbal Sayuti Gelar Sunatan Masal Gratis di Desa Pulau Ruku
Ansor Riau Bagikan Vitamin ke Masyarakat Pekanbaru
Pertarungan Saat Minum Tuak Bersama, Perkara Selesai Melalui Restorative Justice
RSUD Tengku Sulung Tunjukkan Kepedulian untuk Korban Kebakaran di Reteh
Wujud Syukur dan Pengabdian, Polres Inhu Peringati Hari Bhayangkara ke-79
Camat Mandau, Sampaikan Bantuan Bupati Kasmarni kepada Kaum Duafa di Mushala Al-Ikhlas Kelurahan Air Jamban
PC PMII Kota Cimahi Berikan Kado di Penghujung Tahun untuk Masyarakat