Guru OMI MI se-Kuansing Ikuti Bimtek, Kemenag Targetkan Lahirnya Siswa Berprestasi
BUALBUAL.com - Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, H. Suhelmon, MA.C.QEM, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Mata Pelajaran OMI tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendorong tumbuh dan berkembangnya kualitas pendidikan madrasah di Kuantan Singingi melalui peningkatan kompetensi guru pada mata pelajaran yang diujikan dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI).
Dalam sambutannya, H. Suhelmon menegaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan Bimtek ini adalah mendorong lahirnya kompetisi yang sehat sekaligus membangun kesetaraan kualitas bagi seluruh madrasah di Kuansing.
“Kita ingin seluruh madrasah di Kuansing tumbuh dan berkembang bersama. Kegiatan ini bukan untuk satu madrasah saja, tetapi untuk semuanya. Harapan kita, madrasah di Kuansing dapat panen karya dan prestasi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam membangun mutu pendidikan. Menurutnya, persaingan dalam mata pelajaran OMI pada tahun 2026 harus menjadi persaingan yang sehat, sportif, dan saling menguatkan antar-madrasah.
Tentang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI), OMI merupakan ajang kompetisi akademik yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI sebagai wadah bagi siswa madrasah untuk mengembangkan potensi di berbagai bidang keilmuan.
Mata pelajaran yang dilombakan umumnya meliputi rumpun sains, matematika, dan bidang studi lain yang relevan dengan jenjang Madrasah Ibtidaiyah.
Ajang ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga tolok ukur kualitas pembinaan akademik di madrasah. Keikutsertaan dan prestasi pada OMI mencerminkan kualitas pembelajaran, pembinaan guru, serta kesiapan siswa dalam bersaing di level yang lebih tinggi, mulai dari kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Melalui Bimtek ini, Kemenag Kuansing menegaskan bahwa kompetensi guru adalah kunci lahirnya kompetensi murid. Guru yang memahami strategi pembinaan OMI, penguatan materi, serta teknik pembelajaran yang efektif akan mampu membimbing siswa menjadi lebih siap dan percaya diri untuk berkompetisi.
Tujuan kegiatan ini bukan semata-mata mengejar juara, tetapi membangun sistem pembinaan yang merata sehingga setiap madrasah memiliki kesempatan dan kemampuan yang sama dalam menyiapkan siswanya mengikuti OMI.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKM MI), Susanti Apriani, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini terselenggara atas semangat kolaborasi para guru dan madrasah.
“Kegiatan ini dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Tujuannya adalah membangun kesetaraan, memperluas jejaring, serta meningkatkan kompetensi guru. Dengan kompetensi guru yang baik, kita optimistis akan lahir siswa-siswa yang mampu berkompetisi di tingkat provinsi hingga nasional,” jelasnya.
Melalui Bimtek ini, para guru OMI MI se-Kuansing diharapkan dapat saling berbagi praktik baik, memperkuat jejaring profesional, serta menyamakan persepsi dalam peningkatan kualitas pembelajaran dan pembinaan siswa.
Dengan semangat tumbuh dan berkembang bersama, Kemenag Kuansing optimistis seluruh madrasah akan mampu menunjukkan karya terbaik, melahirkan siswa berprestasi, dan mengukir capaian gemilang pada ajang OMI tahun 2026 dan seterusnya.

Berita Lainnya
Korwilcam Pendidikan Mandau Pepy Sumanty Rutin Tinjau Vaksinasi Di Sekolah
UNRI Ajak Mahasiswa Menjadi Garda Terdepan Ideologi Bangsa
Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Hilang, Warga Pulau Seribu Dengar Dua Kali Ledakan
Mendikbud Nadiem Minta Maaf Ke PGRI-NU-Muhammadiyah, Sampoerna Dan Tanoto Foundation Tak Pakai Dana APBN
Ramadhan Mulia, MAN 3 Inhil Gelar Berbagi Takjil
Hari Pers Nasional Wartawan Senior Inhu Zulkifli Panjaitan " Utamakan Pendidikan"
Membanggakan, Ketiga Kalinya Unilak Raih Anugerah KI Award
Anak Yatim Ini Tagih Janji Gubri Syamsuar Soal Sekolah Gratis untuk Warga Miskin
Unri Mengadakan Kuliah Umum dan Bedah Buku Aldera: Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999
Mahasiswa KKN UNRI Sosialisasikan Cara Menanam Hidroponik dengan Bahan Bekas di Desa Buluhcina, Kampar
Terima 6.530 Mahasiswa Baru, ini Tiga Jalur PMB UNRI Tahun Akademik 2023/2024
Peserta Didik Baru SMKN 3 Tanjungpinang di Tahun 2020 Alami Penurunan Peminat