Milad ke-56 LAMR, Momentum Menjaga Marwah dan Jati Diri Melayu Riau
BUALBUAL.com - Pemerintah Provinsi Riau mendukung berbagai kegiatan sempena Milad ke-56 Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) sebagai upaya memperkuat silaturahmi, melestarikan budaya Melayu, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai adat yang menjadi identitas daerah.
Dukungan tersebut disampaikan Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D, saat membuka rangkaian kegiatan Milad ke-56 LAMR di Balai Adat LAMR, Pekanbaru, Jumat (5/6/2026).
Menurut Helmi, peringatan milad tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai, tradisi, dan kearifan Melayu kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia menilai masih banyak generasi muda yang mengidentifikasi dirinya sebagai orang Melayu, namun belum sepenuhnya memahami kekayaan budaya dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.
Oleh karena itu, berbagai kegiatan yang digelar sempena milad dinilai menjadi sarana penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap jati diri dan khazanah budaya Melayu.
"Melalui kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan, kita diajak untuk melihat bahwa adat Melayu bukan hanya cerita masa lalu, tetapi masih hidup dalam kehidupan masyarakat, dalam tradisi, budaya, semangat kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama," ujarnya.
Helmi berharap peringatan milad dapat menjadi media edukasi sekaligus pewarisan nilai-nilai budaya kepada generasi penerus. Menurutnya, keberlangsungan adat dan budaya Melayu sangat bergantung pada keterlibatan generasi muda dalam memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh pihak memberikan penghormatan kepada para pendiri, datuk, alim ulama, cerdik pandai, budayawan, dan tokoh Melayu yang telah meletakkan dasar berdirinya LAMR.
Menurutnya, dedikasi para tokoh tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga marwah serta eksistensi adat Melayu di Provinsi Riau.
"Kepada mereka yang telah mendahului kita, semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala melimpahkan rahmat-Nya. Dan kepada para tokoh yang masih bersama kita hingga hari ini, semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk terus memberikan sumbangsih bagi kemajuan adat dan budaya Melayu," katanya.
Helmi menegaskan, Pemerintah Provinsi Riau akan terus mendukung berbagai upaya pelestarian adat dan budaya Melayu sebagai bagian dari pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Riau harus berjalan seiring dengan terjaganya identitas, nilai, dan jati diri masyarakat Melayu.
Mengakhiri sambutannya, Helmi berharap seluruh rangkaian kegiatan sempena Milad ke-56 LAMR dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia kemudian secara resmi membuka rangkaian kegiatan peringatan milad serta mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap adat dan budaya Melayu.

Berita Lainnya
Wabup Bengkalis, Hadiri Acara Tasyakuran KWS di Duri
Patut Diapresiasi, Polsek Tandun Bantu Warga Terlapor Pencurian Buah Sawit PTPN V
Komunitas Nawaitu Foundation Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid Pedalaman Talang Mamak
Warga Asadel Residence Bentuk Panitia Pembangunan Mushalla, Asadel Living Beri Dukungan
PKS PT.PCR Sebanga, Bantu Warga Dan Beri Santunan Pada Anak Yatim
Melanjutkan Tradisi, Sambu Group Menyalurkan Hewan Kurban Berupa 6 Ekor Sapi Dan 14 Ekor Kambing
Ulang Tahun ke-38 Bripka Dedi Fitria Dapat Kejutan dari AKP Buha Siahaan
PW NU Riau Kembali Bergerak Sambangi Rumah Warga Kurang Mampu
Jelang Ramadhan, Bhayangkari Cabang Bintan Gelar Baksos kepada Warakawuri
KARA Kembali Raih Penghargaan Indonesia Original Brand Tahun 2022
Farhat Abbas Serukan Riau Bangkit! Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 Bukan Sekadar Acara, Tapi Gerakan Besar
Camat Bathin Solapan Rusydy Koloborasi Dengan KEDB",Berikan Bantuan Peralatan Sekolah kepada Siswa Siswi