Jangan Tertipu!
Viral Modus Catut Nama Kepala Basarnas, Perusahaan Pelayaran Kehilangan Rp10 Juta
BUALBUAL.com - Basarnas Pekanbaru mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan Basarnas maupun pejabat di lingkungan Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru. Imbauan tersebut disampaikan menyusul munculnya dugaan penipuan yang mencatut nama Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi pada pelaksanaan Operasi SAR insiden kapal tenggelam di Pelabuhan Tanjung Buton, Kabupaten Siak.
Budi Cahyadi menegaskan bahwa Basarnas tidak pernah meminta ataupun menerima uang, imbalan, maupun pungutan dalam bentuk apa pun selama pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).
“Basarnas tidak pernah meminta atau menerima uang maupun imbalan apa pun dalam pelaksanaan operasi SAR. Apabila ada pihak yang mengatasnamakan Basarnas atau pejabat Basarnas untuk meminta sejumlah uang, jangan dilayani dan segera laporkan kepada pihak kepolisian atau langsung ke Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Pekanbaru,” tegas Budi Cahyadi, Selasa (8/7/2026).
Berdasarkan informasi yang diterima, aksi penipuan dilakukan oleh oknum yang menggunakan WhatsApp Business dengan nomor 0823-5762-7199. Pelaku menggunakan foto profil Kepala Kantor SAR Pekanbaru sehingga berhasil meyakinkan korban bahwa dirinya merupakan pimpinan Basarnas Pekanbaru.
Korban diketahui berinisial JN, yang merupakan perwakilan dari Perusahaan Pelayaran Tujuh Samudera. Karena percaya dengan identitas yang digunakan pelaku, korban kemudian mentransfer uang sebesar Rp10 juta yang disebut-sebut untuk kepentingan pelaksanaan Operasi SAR di Tanjung Buton.
Menanggapi kejadian tersebut, Humas Basarnas Pekanbaru Kukuh, segera memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa nomor WhatsApp yang digunakan pelaku bukan merupakan nomor milik Kepala Kantor SAR Pekanbaru.
“Telah terjadi tindak penipuan yang mengatasnamakan Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi. Nomor yang digunakan pelaku bukan merupakan nomor handphone beliau. Kejadian ini terjadi saat pelaksanaan Operasi SAR di Tanjung Buton,” jelas Kukuh.
Kukuh menyayangkan adanya oknum yang memanfaatkan situasi darurat untuk melakukan tindak kejahatan dengan mencatut nama pejabat Basarnas. Menurutnya, Basarnas memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang jelas terkait pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan. Seluruh layanan SAR diberikan kepada masyarakat secara gratis tanpa dipungut biaya.
“Basarnas melaksanakan tugas kemanusiaan dan tidak pernah memungut biaya sepeser pun dalam setiap pelaksanaan Operasi SAR,” tegasnya.

Berita Lainnya
Bupati Inhil Canangkan Gerakan Jumat Sedekah Sampah dan Sekail Umpan, Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Plt. Wali Kota Tanjungpinang Sosialisasikan Penerapan New Normal di Pasar Kota Lama
Jubir Covid-19 Pemprov Riau Dukung Polda Sosialisasi Wajib Pakai Masker
Polda Riau, Forkopimda dan Komunitas Driver Ojol, Gelar Doa Bersama di Masjid An-Nur
Program 'PESTA PADI' Disdukpencapil Inhil Berikan Kado Istimewa Bagi Pengantin Baru
Gubernur Kepri: Pemuda Harus Mampu Jadi Agen Perubahan Masa Depan
Bupati Inhu lantikan 764 PPPK di Lingkup Pemkab
Kunjungan Kerja DPD LLMB Ke Disnaker Rohil Bahas Lapangan Pekerjaan dan Balai Pelatihan Kerja Bagi Anak Nageri
Antisipasi Bencana, Forkopimcam Wanayasa Gelar Apel Kesiapsiagaan
Grand Opening Klinik Mata Eye Center, Bupati Kuansing Sambut Baik Guna Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
India dan Tiongkok Makin Gencar Impor Bahan non-Migas dari Riau
Dapat Bantuan Modal Usaha, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih ke Pemprov Riau