Waspada Kabut Asap!
Inhil Sumbang 51 dari 61 Hotspot Riau, Kabut Asap Masih Berpotensi Bertahan
BUALBUAL.com - Kabut asap masih berpotensi menyelimuti sejumlah wilayah Riau pada Minggu (4/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan kondisi udara kabur akibat asap terjadi mulai siang hingga malam hari.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, mengatakan pada pagi hari kondisi udara diprakirakan kabur hingga cerah berawan. Hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, Siak, Bengkalis, dan Pelalawan.
Memasuki siang hari, potensi kekaburan udara akibat asap masih cukup tinggi. Pada periode tersebut, hujan ringan diprakirakan mengguyur sebagian wilayah Kampar, Siak, Kepulauan Meranti, dan Bengkalis.
"Kondisi udara berpotensi terjadi kekaburan udara akibat asap (smoke)," ujar Elisa, Minggu pagi.
Pada sore hingga malam hari, kondisi udara kabur akibat asap masih berpotensi bertahan. Di saat bersamaan, hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di 11 wilayah, yakni Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Pelalawan, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, dan Kota Dumai.
Sementara pada dini hari, kondisi udara kembali diprakirakan kabur hingga cerah berawan.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Siak, Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Kota Dumai pada pagi, siang, sore hingga malam hari.
Suhu udara Riau hari ini diprakirakan berkisar 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan 50–98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.
Sementara itu, tinggi gelombang di perairan Riau diprakirakan mencapai 0,5–1,25 meter atau masih dalam kategori rendah.
61 Hotspot Terdeteksi di Riau
Berdasarkan pantauan hotspot pada pukul 23.00 WIB, terdapat 2.471 titik panas di wilayah Sumatera.
Sebaran terbanyak berada di Sumatera Selatan dengan 1.820 titik, disusul Bangka Belitung 408 titik, Lampung 126 titik, dan Jambi 46 titik. Sementara Sumatera Utara, Kepulauan Riau, dan Bengkulu masing-masing terdeteksi kurang dari lima titik panas.
Khusus di Riau, BMKG mendeteksi 61 titik panas.
Indragiri Hilir menjadi wilayah dengan sebaran hotspot terbanyak, yakni 51 titik. Selanjutnya Pelalawan dengan delapan titik dan Kuantan Singingi sebanyak dua titik.
BMKG berharap peluang hujan di sejumlah wilayah Riau dapat membantu mengurangi kabut asap sekaligus memperbaiki kualitas udara yang terdampak kebakaran lahan dan hutan.

Berita Lainnya
40 KK Warga Desa Pangkalan Jambi Mulai Terima BLT DD
Asintel Kejati Kepri Paparkan Penyuluhan Hukum Anti Korupsi pada Rakor Pendidikan
Aksi Demo Polri di Pekanbaru, Gubri Abdul Wahid dan Polda Hadir Langsung di Tengah Massa
PAD Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi Diskominfo Lampura Telah Mencapai 60 Persen di Periode Maret
Pemprov Riau Siap Dukung Strategi Pengendalian Inflasi Tahun 2025
Riau Terima 9.488 Kartu Pra Kerja Dari Pusat
Pembagian Jadwal Ujian Peserta SKD CPNS Pemprov Riau bisa dipantau Disini
Cegah Penyebaran Virus Corona, Relawan Covid-19 Lubuk Siam Jaga dan Pantau Masyarakat
Gubernur Ansar Perjuangkan Event Internasional Bergengsi G20 Tahun 2022 di Kepri
Mini Sport Center Desa Cikopo Diapresiasi Kementrian PUPR
Disambut Antusias Warga, Pemprov Riau Putihkan Rp 5,7 Miliar Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Pemkab Lampura Serahkan SHM 3 Desa di Kecamatan Bukit Kemuning