PILIHAN
Tidur di Rumah Janda, Oknum Anggota DPRD Ditangkap Warga
Bualbual.com - Seorang oknum DPRD Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut) EJS, terpaksa diamankan warga saat ketahuan tidur di rumah seorang perempuan berstatus janja, DP (37) di lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (30/7/2016).
Ini terjadi lantaran, sang anggota DPRD itu diketahui masih memiliki seorang istri. Dari informasi yang lansir Pojoksumut, warga setempat sudah menaruh curiga kepada EJS istrinya ada di Padangsidimpuan, belakangan ini sering keluar masuk rumah DP.
Padahal sepengetahuan warga, DP adalah seorang janda berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madina. Karena sudah cukup lama dicurigai, akhirnya warga memutuskan untuk menangkap pasangan tersebut.
“Kejadiannya berawal dari tadi (kemarin) malam, warga melihat anggota dewan itu masuk ke rumah DP. Sepengetahuan kami DP tidak mempunyai suami lagi. Untuk memastikan hubungan mereka, warga menunggui EJS hingga menjelang subuh, tapi tidak ke luar dari rumah. Sudah bisa dipastikan ia tidur di rumah tersebut,” jelas Fakhri, Ketua Karang Taruna Aek Galoga kepada wartawan.
Kepala Lorong Aek Galoga Zulkarnen yang dihubungi membenarkan warganya menangkap EJS tidur di rumah DP. Menurut Zul, warga sudah menaruh curiga terhadap EJS yang tidak mereka kenal keluar masuk ke rumah DP, padahal sepengetahuan mereka DP masih berstatus janda.
“Tadi pagi warga saya memang ada mengamankan EJS dari rumah DP. Menurut warga EJS ini sering ke luar masuk ke rumah DP. Wajar saja warga tidak menerima dan berusaha memastikan hubungan mereka,” ungkap Zul.
Namun, sambung Zulkarnen. Setelah diamankan dan diminta penjelasan, EJS maupun DP mengaku sudah berstatus suami istri.
“Setelah kita tanyai, mereka mengaku sudah suami istri. Katanya mereka menikah siri,” sebutnya.
Selanjutnya, warga memberitahukan kejadian tersebut kepada salah seorang keluarga DP yang bertempat tinggal di Desa Pidoli.
“Kami sudah serahkan kepada keluarga si DP. Terserah mereka bagaimana tindak lanjutnya, karena kami juga menanyainya bagus-bagus, tidak ada warga yang menangani si EJS itu,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, EJS anggota DPRD Kota Psp dari Partai Amanat Nasional tidak berhasil dihubungi wartawan, telepon selulernya pun tidak aktif. (koranriau.net)

Berita Lainnya
Musrenbang Bukit Batu, Anggota DPRD Bengkalis Minta Pemerintah Desa Terus Jalin Komunikasi
Riabuan Mahasiswa Terobos Kawat Berduri Masuk ke Gedung DPRD Kepri
Komisi E DPRD Riau Sebut: Kurangnya Perhatian Pemerintah, Maka Timbul Pungli di Sekolah-Sekolah
DPRD Riau: Bisa Membangun Tapi Tak Bisa Merawat, Stadion Utama Riau Tak Masuk Venue Piala Dunia U-20
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak menjadi Perhatian Khusus Komisi IV
Gaji Pegawai P3K Bakal Dibiayai APBD DPRD Riau Keberatan
Khairul Umam dan Syahrial Tak Lagi Dipercayai Pimpin DPRD Bengkalis, 36 anggota DPRD Ajukan Mosi Tak Percaya
DPRD Kabupaten Bintan Gelar Rapat Paripurna LKPJ Tahun Anggaran 2019
DPRD Riau: Antisipasi Karhutla, Soal Anggaran Sudah Tersedia
Dapat Bantuan Alat Pembuatan Dodol Nenas, Warga Desa Bayas Jaya Ucapkan Ribuan Terima Kasih Kepada Ibu Septina
Bahas Sinkronisasi Data Dokumen Masyarakat, PD IWO Inhil Ikuti RDP Bersama DPRD
Begini Jawab Menpan RB, Soal DPR Minta Tenaga Honorer Diangkat Jadi PNS