PILIHAN
Baca Tulis Alquran Akan Masuk Kurikulum
BualBual.com - Lampung, Setelah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memberikan usulan inisiatif agar pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung memasukkan pendidikan baca tulis Alquran masuk kurikulum sekolah, kini Pemkot Bandarlampung langsung menyetujui usulan tersebut, dan akan segera masuk dalam rancangan peraturan daerah (raperda).
"Saya sangat setuju dengan apa yang diusulkan oleh DPRD dan sudah menjadi raperda sehingga tinggal implementasi ke siswa," kata Walikota Bandarlampung Herman HN usai menghadiri sidang Paripurna DPRD Bandarlampung, Selasa 13 September 2016.
Herman mengatakan, jika kurikulum baca tulis Alquran saat ini sangat penting untuk mengatasi persoalan perilaku generasi muda yang dinilai kurang baik. Adanya kurikulum baru ini bisa memperbaiki akhlak dan juga memperdalam lagi ilmu agama para siswa.
"Kita sangat berharap dengan adanya kurikulum baca dan tulis Alquran ini bisa membantu memperbaiki perilaku siswa," kata dia.
Herman menambahkan, dengan mempelajari baca dan tulis Alquran kelak akan berguna bagi masa depan siswa karena bisa memperkokoh keimanan dan menciptakan karakter siswa yang baik. "Melalui pendidikan ini dapat berdampak pada akhlak yang baik, terutama bagi siswa yang belum mengetahui ilmu agama," ujarnya.
Nandang Hermawan, juru bicara DPRD Bandarlampung saat sidang paripurna menjelaskan, raperda ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan baca tulis serta penghayatan Alquran untuk selanjutnya diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Secara khusus, raperda ini juga merupakan upaya standardisasi sertifikat/lisensi izin mengajar bagi para pengajar pendidikan baca tulis Alquran," ujarnya saat membacakan draf usulan raperda di hadapan peserta paripurna.
Nandang menerangkan, nantinya penyelenggaraan pendidikan baca tulis Alquran pada jalur pendidikan formal merupakan bagian dari kurikulum pendidikan.
Setiap murid, dari SD, SMP, dan SMA yang akan menamatkan jenjang pendidikan wajib pandai baca tulis Alquran. Bahkan, setiap SMP dan SMA diminta mewajibkan siswanya yang belum pandai baca tulis Alquran melalui intrakurikuler sesuai dengan tingkat pendidikannya.
sumber : viva.co.id

Berita Lainnya
Bolos Kerja, Dua PNS Ini Malah Main Kuda-kudaan ke Kos
Dirut Perum Bulog, Buwas: Saya Mundur, Jika Pemerintah Impor Beras Terus
Untuk Mengevaluasi Program, DPMD Riau Segera Gelar Rakor Kepala Desa se Riau
Ketua NU Inhil Ucapkan Terimakasih kepada TNI Polri Atas Suksesnya Pelantikan Presiden
Dalam 10 Hari, Polresta Pekanbaru Ungkap 15 Kasus Jenis Narkoba
Data Sementara BNPB, Sudah 48 Tewas Akibat Gempa Sulteng
Kadiskes Bengkalis Ersan Saputra TH : Waspada Dalam Membeli Hand Sanitizer, Mesti Tertera Label Diskes RI Dan Disperindag
Syamsuar: Berdayakan BUMDes Untuk Lambungkan Ekonomi Desa
Khasus Lahan Ilegal PT Hutahean dan PTPN V Naik Penyidikan
Pemdes Bakau Aceh Lakukan Penjaringan Perangkat, Kades Rudi Hartono: Peserta Sudah Siap Menang Siap Kalah
Polda Riau Akan Dalami Pemodal Home Industri Narkoba di Pekanbaru