PILIHAN
Pilkada DKI Jakarta, Pertarungan China dan Amerika Untuk Kuasai Indonesia
BualBual.com - Tokoh Muhammadiyah, Prof.Dr. Amien Rais mengatakan bahwa kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) adalah arena pertarungan politik global.
“Pilkada Jakarta telah menjadi proxy war,” kata Amien di Jakarta, Jumat (23/9/2016) silam.
Lanjut pembina PAN itu, pemilihan kepala daerah menjadi perebutan dua negara adidaya, yaitu antara Amerika Serikat dan Republik Rakyat China.
“Amerika ternyata tidak mau Indonesia menjadi subordinat China,” tegas Amien.
Menurut Amien, anasir China sudah banyak masuk ke Indonesia dengan berbagai cover di antaranya sebagai wisatawan. “Tapi, CIA juga sudah banyak masuk ke Indonesia,” bebernya.
Mantan Ketua MPR RI itu mengimbau semua pihak untuk serius berjuang memenangkan gubernur Muslim di Jakarta. Sebab, Jakarta adalah barometer politik nasional pertarungan antara umat Islam dan Non-Muslim.
“Kalau Jakarta berhasil direbut. Maka, provinsi lain lebih mudah lagi direbut mereka,” ungkap Amien.
Amien meyakini, umat Islam Indonesia adalah umat yang Independen. Tidak pernah memihak untuk proxi negara super power manapun.
“Umat Islam Indonesia berjuang untuk kemandirian bangsa, umat Islam Indonesia bukan pendukung saudi, Iran, China, ataupun Amerika,” tandasnya.
editor:ebie

Berita Lainnya
International Women Day, PHR Kedepankan Inklusi Bagi Perempuan dalam Berkarya
Lukman Edy Tuding Data Real Count Kubu Prabowo Bermasalah
Wanita Cantik Ini Ditangkap Polisi Gara-gara Bedak Ketiak Dikira Narkoba
Acara Kenduri Puisi Yang Ke X Di Rokan Hilir Berjalan Sukses
Tiga Kapal Perang KRI Usir Penangkap Ikan Asing di Perairan Natuna
Gubri Syamsuar Resmi Tetapkan Riau Siaga Darurat Non Alam Akibat Virus Corona
Kepala Desa Pulau Birandang Lakukan Gebrakan dengan Produksi Masker, Demi Keselamatan Masyarakatnya dari Penyebaran Covid-19
Dandim 0314/Inhil Perintahkan Pasi Ops Bentuk Regu Patroli Wilayah Rawan Titik Api
Truk Muatan CPO Dari Pekanbaru Menuju Duri Seruduk Rumah Warga
Diduga Dendam, Remaja SMA Tewas Dibacok
Akui Cabuli 7 Bocah, Pria di Tampan Dijebloskan ke Penjara
Mahfud MD Kritik Yusril! Dia Bukan Menkumham 'Prosedur Pembebasan Baasyir'