PILIHAN
Waw.. RCW - Kepri dan FKB Tuntut Gubernur Kepri Nurdin Dipenjarakan KPK
Bualbual.com - Kepri, Ketua Riau Coruption Watch (RCW) Kepri, Mulkansyah ikut mendukung penuh pergerakan dari para demonstrans Federasi Kepri Bersatu (FKB) dini hari tadi didepan kantor Gubernur, selasa (11/10).
Tak tanggung – tanggung, RCW Kepri meminta kepada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menahan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, bila terbukti melakukan pelanggaran tindak pidana Korupsi, Nurdi Harus di penjaraka, Namun harus diingat, kita tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah ya?,” tegas Mulkan.
Selain itu, Mulkansyah yang akrab dipanggil Mulkan mengungkapkan, ada delapan (8) kasus dugaan korupsi yang telah ia laporkan kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI). Delapan kasus tersebut adalah gabungan dari pelaporan terhadap Gubernur Nurdin Basirun dan Sekda definitif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri Arif Fadilla.
Menurut Mulkan, untuk urusan kasus Gubernur Kepri Nurdin Basirun, RCW telah melaporkan beberapa kasus Diantaranya adalah kasus dugaan korupsi yayasan 757, kasus dugaan pembangunan Pelabuhan Kerukunan Pemuda Karimun (KPK), kasus dugaan korupsi pembebasan lahan poros untuk terminal Kabupaten Karimun, kasus dugaan korupsi permainan Peraturan daerah (Perda), yakni pendalaman alur laut, dan kasus-kasus korupsi lainnya lagi.
Ya, memang benar ada delapan item yang telah kita laporkan ke Kejagung, terkait dugaan korupsi Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Sekda Provinsi Kepri Arif Fadilla. Diantaranya, Kasus dugaan korupsi yayasan 757, pembangunan pelabuhan kerukunan pemuda karimun, pembebasan lahan poros untuk terminal Kabupaten Karimun, Perda pendalaman alur laut dan seterusnya. Nantilah, saya akan beberkan kembali, lupa saya,” terang Mulkan selasa siang tadi, di KM 8.
Masih menurut Mulkan, secara aturan yang berlaku di Kejagung. Usai melaporkan kasus dugaan Korupsi ke Kejagung. Nantinya, setelah tiga (3) bulan berlalu, baru akan diteruskan kembali kepihak Kejati. Untuk itu, RCW Kepri akan terus memantau perkembangan proses hukum selanjutnya
Biasanya, setelah kita melapor ke Kejagung. Tiga bulan berjalan, baru diteruskan ke Kejati. Rupa-rupanya, Gubernur Kepri masih saja tetap memaksakan Arif Fadilla dilantik sebagai Sekda definitif. Ya, kita lihat aja nanti, kemampuan penegak hukum untuk menegakkan hukum di Kepri ini,” keluhnya.
Namun ketika ditanyai, seandainya laporan RCW Kepri kepada pihak Kejagung, Kejati dan Polda Kepri tidak digubris, apa langkah selanjutnya yang RCW akan lakukan?. “Ya, Kita akan melaporkan kasus dugaan korupsi tersebut kepada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Dan itu, secepatnya akan kita gerakkan untuk melakukan orasi didepan gedung KPK bersama teman-teman Federasi,” cetusnya.
Sementara itu, Mulkan juga menyampaikan, demo yang dilakukan didepan kantor Gubernur tadi pagi, merupakan demo pemanasan dari awal pergerakan bersama teman – teman mahasiswa Federasi. Demonstrasi sesungguhnya adalah di Jakarta, tepatnya didepan gedung KPK.
BBC/Ucl

Berita Lainnya
4 Pelaku Narkoba Diciduk Polisi di Tapung Hulu Kampar
Dua Warga Desa Beting Meranti Riau Masuk Islam
Kasih Tahu Teman Mu! Bandara Tambelan Bintan Buka Lowongan Kerja
Anda Minat Jadi ASN Siap-siap! Pendaftaran CPNS Dibuka Pertengahan November 2019
Ultah ke 53 Ketua Umum DPD II Partai Golkar HM. Wardan Bersama Pengurus Santuni 100 anak yatim yang ada di seputaran Inhil
Nasib Status Caleg Ahmad Dhani 'Setelah Divonis Penjara dan Ditahan'
Merasa di Fitnah, SBY Minta Ditemani 'Istri Tercinta' Lapor ke Polisi
Cabuli Anak di Bawah Umur, 2 Pelaku di Ciduk Polresta Pekanbaru
Masalah Aset Sudah Bagus, Bupati Rohil Optimis Raih WTP 2019
Wali Kota Dumai: Ini Penyebab Terlambatnya Pembayaran Honor Guru Bantu
Sempena HPN, Wartawan dan Diskominfo Inhil Ikuti Seminar ESQ dan Outbond