PILIHAN
MUI Himbau Umat Islam Pilih Pemimpin yang Seagama, Agar Tidak Menyesal
Bualbual.com - Secara konstitusi di Indonesia siapapun boleh menjadi pemimpin. Tetapi secara keyakinan, umat Islam juga mempunyai aturan sendiri, yakni memilih pemimpin sesuai dengan apa yang diberitahu Allah.
Dan umat Islam yang memilih pemimpin sesuai agamanya, menurut Ketua Umum MUI, Kiai Ma’ruf Amin bukanlah sebuah kesalahan. “MUI memang tidak boleh memasuki ranah politik. Tetapi MUI pernah dituduh masuk ke sana. Tapi menjawab bahwa Ahoklah yang masuk ke ranah agama Islam.
Secara konstitusi siapapun boleh menjadi pemimpin. Tapi jika seorang muslim memilih sesuai dengan agamanya, maka tidaklah salah mengajak memilih pemimpin muslim. Tidak ada masalah.
Dan orang yang mengajak itu menandakan ia paham dengan surat Al-Maidah. Dan saya kira sah-sah saja. Tidak ada masalah. Yang penting kita itu memilih seagama dengan kita,” sampainya, Jum’at (9/12/2016), di PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta.
Justru menurut beliau yang bermasalah itu umat Islam yang tidak ikut memilih. “Tapi jangan kita tidak memilih. Adapun yang mengatakan inifardhu kifayah, itu kan zaman sahabat. Kalau sekarang ini kondisinyafardhu ‘ain, yakni one man one vote.
Akan hilang suara kita jika tidak ikut memilih,” tambahnya.
Dan bila umat Islam enggan tidak ikut memilih, maka menurutnya kekalahan akan didapat. “Saya kira kita juga berdosa. Saya tetap yakin ini adalah fardhu ‘ain. Kalau kita tidak gunakan, maka habislah kita,” tutupnya tegas.
editor : BB.C/ebie

Berita Lainnya
Abdul Wahid: 01-05-17 Mari Kita Meningkat Nilai-Nilai Urgensi Dari Makna Pancasila
KPK Siap Bantu KLHK Usut Kasus Karhutla Riau
KPK Geleda Ruangan Sekda Lampura
HUT ke-59 Riau, Gubri Bertekad Perkuat Daya Saing Riau Hadapi MEA
Kodim 0314/Inhil Gelar Karya Bhakti Dalam Rangka HUT Kodam I.BB Ke -69
Kadispora Riau Jelaskan Soal Angggaran KONI yang 'Menyusut' Jadi Rp20 Miliar
Listrik Sering Padam, Warga Kemuning Kecewa Berat
Wagubri Edy Natar Ikut Canangkan Gerakan Bersama Eliminasi TBC 2030
Kata Mendagri: Alasan Mundur Bupati Madina Cederai Amanat Rakyat
Hingga Kini 'Petani Kelapa Inhil Masih Mengeluh, Diprediksi Kenaikan Harga Kelapa Tidak Bertahan Lama
Gebyar DMIJ Se-kecamatan Pelangiran, Resmi di Tutup Bupati Inhil HM. Wardan
BBM Bersubsidi Dibatasi di Riau, Pemprov Tuding Pertamina Kurang Sosialisasi