PILIHAN
Syamsuar Utus Kepala BPKAD dan Bappenda Tagih ke Kemenkeu "DBH Tak Kunjung Dibayar Pusat"
BUALBUAL.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tagih Dana Bagi Hasil (DBH) triwulan IV yang sejak tiga tahun terakhir terus mengalami tunda salur.
"Iya pak Gubernur mengutus Kepala BPKAD dan Bappenda Riau untuk konsultasi ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) soal DBH triwulan IV yang mengalami tunda salur," kata Plh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Syah Harrofie, Selasa (19/11/2019).
Konsultasi itu, sebut Ahmad Syah, untuk mempertanyakan kapan DBH triwulan IV tahun 2017 dan 2018 disalurkan. Karena kemungkinan tahun 2019 juga akan mengalami tunda salur, sementara kebutuhan Riau kedepan cukup banyak.
"Pak Gubernur kan sudah mengirim surat ke Pak Dirjen Perimbangan Keuangan soal kebutuhan kita yang cukup banyak. Makanya kita ingin mendapatkan kepastian jawaban sebelum kita memasukan pendapatan final di APBD 2020," terangnya.
Dengan konsultasi itu, pihaknya berharap apa yang menjadi kewajiban Pemerintah Pusat dapat disalurkan. Karena BDH salah satu sumber pendapatan untuk pembangunan Riau ke depan.
"Mudah-mudahan hasil konsultasi kita dapat menjadi pertimbangan pusat untuk menyalurkan DBH triwulan IV yang masih mengalami tunda salur," cakapnya.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Dalam Rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-58, Bupati INHIL Tanam Pohon di Pantai Solop
Inilah 5 Parsar Malam Yang Terkenal Di Dunia
Hattrick, Kabupaten Inhil Kembali Raih Opini WTP dari BPK Perwakilan Riau
Team Satnarkoba Polres Bengkalis, Berhasil Ringkus Tersangka Pelaku Sabu Di Duri
Syamsuar: Sudah Jadi Gubernur Baru Semua Mengaku Keluarga 'Pejabat Diingatkan Jangan Langsung Percaya'
Ada Tujuh Titik Hotspot Terdeteksi di Sumatera
Demokrat Bingung, 3 Kadernya Ngotot Maju di Bursa Pilgubri 2018
Harga "CEMANI" Rp.33,3 Juta Menjadi Ayam Termahal di Dunia
Mencegah Covid-19, Kapolres Inhil Pimpin Langsung Sosialisasi dan Penyemprotan Disinfektan
Asal-usul Istilah: Sebelas Dua Belas
Speed Boad Rizki Putra Tujuan Pulau Kijang – Tanjung Pinang Terbakar, Enam Korban Alami Luka Bakar
Riau Urutan 11 Nasional, Ada 5.859 Kasus HIV/AIDS